Menghadapi Wabah Korona di Masa New Normal


Sejak pemerintah memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), sudah kurang lebih empat bulan kami sekeluarga melakukan aktivitas di rumah. Ya Allah, sudah hampir setengah tahun ya wabah Korona atau Covid-19 ini mengintai setiap rumah di Indonesia. Jumlah pasien Korona setiap hari bertambah. Sedih, namun kita semua tak bisa berbuat banyak selain berikhtiar menjaga jarak dan menjaga kesehatan. 

Saat ini, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk beradaptasi dengan wabah Korona. Atau, sering kita sebut saat ini dengan masa New Normal. Karena para ahli belum bisa memastikan kapan wabah Korona akan berakhir. Bisa akhir tahun ini, atau bisa juga tahun depan, belum pasti. 


Menghadapi wabah korona di era new normal
Sumber: Halodoc

Apa sih New Normal menurut kamu? Yah, dalam pengertian saya masa New Normal itu adalah kita beraktivitas seperti biasa namun dengan kebiasaan baru. Seperti itu, Kira-kira. Kebiasaan baru yang seperti apa? Yaitu dengan jaga jarak dan jaga kesehatan. Jaga jarak yang dianjurkan adalah 1 meter. Ini adalah kebiasaan baru yang bikin canggung. Misalnya saat berinteraksi dengan tetangga, biasanya saya bersalaman bahkan cium pipi kiri kanan. Sekarang hal itu tak bisa dilakukan lagi, namun kita harus terbiasa agar saling menjaga kesehatan. Sementara itu, jaga kesehatan dilakukan dengan menjaga lingkungan tetap bersih, sering cuci tangan, dan makan makanan yang sehat tentunya. 

Anak-anak sih masih sekolah dari rumah di masa New Normal ini, sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan. Belajar dilakuan secara online menggunakan aplikasi whatsapp, zoom, Google Class Room, dan fasilitas lainnya sesuai kebijakan sekolah masing-masing. Sementara itu, untuk mereka yang bekerja, ada yang mulai masuk kerja kembali. Bagaimanapun, kehidupan perekonomian harus terus berjalan. Masyarakat harus terus bekerja mencari penghasilan karena pemerintah pun saat ini belum bisa maksimal memberikan bantuan perekonomian  kepada masyarakat. 

Di era New Normal ini, banyak hal yang harus diperhatikan tentang protokol kesehatan terkait Covid-19. Saat kita keluar rumah dan akan mengunjungi tempat-tempat yang ramai, harus memakai masker. Bahkan ada yang menerapkan denda jika tak menggunakan masker. Tapi di sekitar lingkungan saya malah ada saja yang tak memakai masker saat keluar rumah. Di tempat umum juga sekarang disediakan hand sanitizer atau tempat mencuci tangan. Lebih aman lagi kalau kita bawa sendiri hand sanitizer sendiri kemana-mana.

menghadapi wabah korona di masa new normal
sumber: Halodoc


Beberapa daerah masih memberlakukan PSBB dan hanya membolehkan orang yang keluar masuk daerahnya adalah orang-orang tertentu. Biasanya dibutuhkan beberapa dokumen penting agar bisa melakukan perjalanan keluar masuk daerah. Seperti kakak saya yang tinggal di Kuningan, Jawa Barat. Setiap periode tertentu, beliau pergi ke Aceh untuk bekerja di perusahaan tambang. Nah, beliau kan harus ke Jakarta dulu untuk naik pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma atau Bandara Soekarno-Hatta. Beliau harus menyiapkan beberapa dokumen agar bisa masuk ke Jakarta dan terbang naik pesawat ke Aceh. 

Biasanya dokumen yang diminta diantaranya adalah surat keterangan bekerja dari perusahaan, surat kesehatan dan bebas Covid-19, surat keterangan domisili, dan surat-surat lainnya. Semua informasi terkait Covid-19 termasuk dokumen-dokumen yang diperlukan saat beergian, bisa dicek di website resmi yang khusus menangani Covid-19. 

Mengenai surat bebas Covid-19, biasanya kita perlu melakukan tes PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi keberadaan virus. Untuk mengetahui tempat yang mengadakan pcr test terdekat, bisa coba pakai aplikasi Halodoc nih. Halodoc adalah aplikasi yang menyediakan berbagai layanan kesehatan. Misalnya konsultasi dengan dokter, klinik atau rumah sakit terdekat, membeli obat, pemeriksaan laboratorium dengan petugas datang ke rumah, dan layanan lainnya, bahkan ada notifikasi yang bisa mengingatkan kita minum obat! 

Tes pcr di halodoc

tes pcr terdekat halodoc

Untuk informai lebih lengkap mengenai Halodoc, silahkan coba download aplikasinya di Google Play. Jangan takut untuk melakukan pcr test. Justru dengan melakukan pcr test, kita bisa ambil tindakan yang dibutuhkan untuk kesehatan kita, keluarga, dan masyarakat. Semoga kita bisa menghadapi wabah Covid-19 dengan ikhlas dan jangan lupa tetap jaga jarak dan jaga kesehatan ya. 


Comments

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Biaya Masuk SMP Islam di Tangerang Selatan

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Pertolongan Pertama Pada Anak Demam

Berendam Air Panas di Grage Hotel & Spa Kuningan

Bermain Kartu UNO