Posts

Jurus Geleng-Geleng Kepala di Pantai Carita

Image
“Ayo mi, kita ke pantai…” Kata Za heboh begitu sampai kondominium Lippo Pantai Carita . Ya ampun sebentar dong nak, baru aja nyampe. Walaupun sama-sama di Provinsi Banten, perjalanan dari Bintaro ke Kota Labuan tempat Pantai Carita berada itu lumayan juga ternyata. Jam 8 lebih saya berangkat dengan rombongan keluarga besar, jam 1 lebih baru sampe. Setelah makan siang dengan menu nasi padang, istirahat sebentar sambil menunggu matahari turun, jam 4 sore baru saya turun ke pantai yang ada di belakang kondominium. Kebetulan, kondomonium tempat saya menginap ada di lantai 3. Pemandangan pantai dari atas kondominium

Kondominium Lippo Carita Hanya Selangkah Dari Pantai

Image
Musim liburan telah tiba. Di bulan Desember 2015 ini bertepatan dengan libur kenaikan kelas anak sekolah, libur Maulid Nabi, Libur Natal, dan libur Tahun Baru. Ada setidaknya 2 kali long weekend yang membuat jalanan macet. Semua orang mungkin berfikiran sama, ingin jalan-jalan ke tempat wisata atau pulang kampung.  Hari Jumat kemarin, saya dan keluarga besar juga memanfaatkan waktu libur panjang untuk jalan-jalan ke Anyer. Di sana kami menginap di Kondominium Lippo Carita yang dulu namanya Hotel Lippo Carita. Katanya, kondominium ini paling banyak diminati wisatawan karena fasilitasnya dan harganya terjangkau.

Tips Aman dan Nyaman Naik Commuter Line Bersama Anak

Image
Ini adalah kali kedua Za dan Ra Naik Commuter Line . Waktu itu, saya harus menghadiri sebuah acara dan suami tiba-tiba berangkat dinas sehingga tak bisa membantu menjaga Za dan Ra. Terpaksa Za dan Ra saya bawa.  Yang berbeda naik commuter line kali ini, commuter line sudah lebih bagus dibanding pengalaman pertama Za dan Ra menaikinya. Dan, kali ini tanpa ayah Za dan Ra. Jadi Cuma kita bertiga. Wah, bisa gak ya saya bawa 2 anak naik commuter line, pikir saya saat itu. Za ini di rumah aja hobinya teriak, lari-lari, loncat sana-sini. Sedangkan Ra masih suka minta digendong kalau cape. Bagaimana kalau pada saat yang bersamaan mereka membuat ‘drama’ di perjalanan?  Maka malam sebelum kita berangkat naik commuter line , saya sudah ceritakan ke Za dan Ra kalau kita akan naik commuter line . Disana nanti Za dan Ra harus tertib, tidak jauh-jauh dari umi, berhati-hati, dan bersiap jika tak dapat tempat duduk. Ya, memang untuk ibu yang membawa anak dipersilahkan unt...

Selamat Hari Ibu

Image
 Za, Jangan takut pergi ke kamar mandi sendiri Tak akan ada sesuatu yang menyeramkan tiba-tiba muncul Yang menyeramkan itu.. Jika kamu tak baca doa dulu sebelum masuk kamar mandi Beranilah, nak!

Makan Siang di Burger King

Image
  “Mi, katanya mau ke Burger King..” Kata Za dan Ra suatu hari saat libur sekolah. Saya memang pernah menjanjikan untuk makan di sana karena saya punya voucher MAP . Restauran siap saji tersebut memang merupakan salah satu merchant di bawah naungan MAP Group. “Iya, nanti yaa..” Jawab saya. “Ummi mah, nanti-nanti melulu..” Za tampak kecewa dan berlalu dari hadapan saya. Duuuh, saya ini emang paling males kalau keluar rumah naik kendaraan umum sama anak-anak ke pusat belanja. Waktu itu musim penghujan belum datang, jadi cuacanya panas banget. Paling enak main di sekitar rumah aja atau di dalam rumah. Kita harus jalan keluar komplek untuk naik angkot 2 kali ke pusat belanja. Panasss! Trus, salah satu angkotnya suka ngetem lama banget, bikin bête. Jadi emang kita jarang main ke pusat belanja. Selain alasan kondisi di atas, juga biar hemat dong. Kalau suami ikut, baru deh kita jalan. Soalnya kalau ada suami, ada yang bayarin taksi hehe.

Kontak Batin Dengan Ibu

Image
Desember, di bulan ini bertaburan status dan meme tentang Hari Ibu. Walau bagi saya setiap hari adalah Hari Ibu, tapi tetap saja saya berhenti sejenak dan merenung tentang arti seorang ibu. Di hari-hari pertama menikah, ibulah yang sering jadi tempat bagi saya mencurahkan isi hati. Semuanya saya ceritakan dan tanyakan sama ibu. Dia adalah role model bagi saya dalam melaksanakan peran sebagai seorang istri. Bu, masak ini bumbunya apa. Bu, di rumah banyak kecoa dan tikus diapain ya. Bu, suami sakit obatnya apa ya. Bu, bosen banget di rumah sendiri enaknya ngapain ya. Dan sebagainya, termasuk saat saya mengalami miskomunikasi dan masalah-masalah kecil dengan suami. “Jangan dikit-dikit cerita masalah rumah tangga sama ibu. Kasian, nanti beliau kepikiran” Kata seorang teman. Memang benar, kalau Za cerita tentang susahnya belajar Bahasa Inggris, saya juga suka kepikiran.

Alhamdulillah, Kami Masih Selamat!

Image
Sabtu kemarin, adalah hari yang istimewa buat salah satu adik ipar. Ia akan menikah. Tentu saja ini peristiwa membahagiakan bagi saya dan keluarga besar. Tidak ada yang lebih membahagiakan selain menemukan pendamping hidup yang akan menemani hari-hari kita. Datang ke pesta pernikahan dan mengaminkkan doa untuk pengantin, saya selalu berharap doa yang sama untuk kelangsungan rumah tangga. Sabtu pagi sebelum Subuh, saya sudah bersiap menanti supir yang akan membawa kami ke Kota Kembang. Za dan Ra dibangunkan, dipakaikan pakaian yang layak. Kami semua dalam sekejap sudah siap menyambut hari bahagia sang pengantin. 5 menit, 10 menit, sejam, kenapa pak supir gak datang juga. Pak supir ini seorang teman dari teman suami yang biasa kami sewa jasanya kalau hendak keluar kota. Saat saya Tanya suami, beliau bilang ternyata pak supir ini mengantar orang lain dulu, entah kemana. Haa ? Bagaimana bisa begitu? Kita sudah harus sampai ke lokasi jam 8 pagi. Bagaimana bisa ia mengantarkan...

Tak Hanya Ada Coklat di Pipiltin Cocoa

Image
Hari Minggu 6 Desember lalu saya bersama beberapa blogger menghadiri undangan dari The Urban Mama untuk berbincang tentang Sarapan Sehat bersama Nestle. Tempatnya di Pipiltin Cocoa, Jln Senopati nomor 27 Kebayoran Baru, Jakarta. Kalau sudah urusan lokasi, saya suka bingung. Maklum, jarang jalan. Tapi…beruntung ada internet. Saya langsung googling , cari lokasi dan kendaraan menuju tempat acara.

Sarapan Gak Ribet, Kok!

Image
“A healthy future starts with a healthy breakfast!” (Ece Durukan, Dietician / Regional Nutrition and External Affairs Manager Nestle Breakfast Cereal ) Ketika bangun tidur, kita belum mendapat asupan makanan sekitar 12 jam. Karena itu, makanan pertama sangat penting untuk tubuh. Sarapan memberikan asupan nutrisi dan energy yang dibutuhkan otak dan tubuh untuk memulai hari. Bertempat di Pipiltin Cocoa, Jln Senopati Kebayoran Baru, Ece Durukan yang berasal dari Turki berbagi ilmunya tentang manfaat sarapan kepada The Urban Mama Bloggers.    Menyadari betapa pentingnya sarapan, Ninit Yunita, Co-founder The Urban Mama yang juga penulis, berusaha untuk membiasakan sarapan setiap hari di keluarganya. Penelitian menunjukkan bahwa seorang anak yang rutin sarapan bergizi setiap pagi sebelum berangkat menunjukkan penampilan yang lebih baik di sekolah 4-5 kali dibanding yang tidak sarapan. Prestasi akademik mereka lebih tinggi serta keterlambatan dan absensi lebih rendah....

Memanjakan Diri Dengan Heat & Eat

Image
Sejak tak memiliki Asisten Rumah Tangga, saya melakukan semua pekerjaan di rumah dengan tangan sendiri. Seringkali saya melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, atau esring disebut dengan tugas rangkap (multitasking) . Tak ada latihan khusus yang dilakukan. Semua dilakukan karena 'terpaksa'. Keadaan memaksa saya untuk melakukan berbagai tugas dalam satu waktu. Ditambah, melihat contoh ibu, ibu mertua, kakak ipar perempuan, melakukan multitasking dalam melakukan tugasnya. Lama-lama saya terbiasa dan menemukan ritme tertentu. Kebiasaan multitasking katanya memang pintar dilakukan wanita. Tapi ternyata dalam hal tertentu, pria juga jago loh melakukan tugas rangkap. Sebuah penelitian yang melibatkan 2000 relawan menyebutkan bahwa sebanyak 38 persen pria ternyata belajar lebih baik melakukan berbagai pekerjaan ketimbang wanita yang hanya 29 persen. Tapi memang wanita punya kelebihan yaitu memiliki perhatian yang lebih unggul ketimbang pria. Wanita cenderung meli...

Pertolongan Allah SWT Itu Begitu Dekat

Image
Wanita itu mengenalnya sebagai seorang Asisten Rumah Tangga di lingkungan komplek rumah. Mereka   sering berpapasan, di sekolah anak, di jalan, di tukang sayur. Seperti halnya ketemu orang yang dikenal, mereka saling sapa dan Tanya ini itu tentang kegiatan sehari-hari. Ada hikmahnya juga wanita itu gak bisa naik motor atau mobil. Kemana-mana wanita itu berjalan, bertemu banyak orang, mendapat banyak senyuman dan cerita, baik cerita yang bagus dan tidak. Suatu hari saat wanita itu bersiap-siap akan pergi, dia datang ke rumah dengan bercucuran air mata. Dia cerita pada wanita itu tentang adiknya yang akan mengikuti ujian dan harus membayar biaya berjuta-juta. Dia sebenarnya malu datang pada wanita itu. Namun dia terpaksa menahan malu untuk meminta tolong. Dia ingin menggadaikan motornya pada wanita itu dengan harga jutaan.

Kita Tak Sama

Image
Pagi itu, sekolah Ra masih sepi. Belum banyak temannya yang datang. Saya duduk di ayunan berukuran besar sambil mengawasi Ra main. Seorang teman Ra datang, sebut saja namanya If. “Hai If, main yuk sama Ra. Ra, main sama If yaa.” Saya menyapanya dan mengajaknya main sama Ra. Mereka berdua main jungkat-jungkit.  Tak lama kemudian, mamanya If muncul bersama kakaknya If yang duduk di bangku SD dan adiknya If yang masih batita. 

Satu Hari Bersama Hewan-hewan Laut Yang Menggemaskan

Image
Hari Kamis lalu, Ra dan teman-teman sekolah mengadakan field trip ke Ancol, sebuah taman rekreasi terbesar di Indonesia dengan berbagai wahana menarik. Karena tema yang sedang dipelajari adalah hewan laut, maka tempat rekreasi yang dituju adalah Gelanggang Samudera ( Ocean Dream Samudera). Dari sekolah, Ra dan teman-teman sudah ribut aja mau lihat lumba-lumba. Karena Ra belum bisa ditinggal sendiri bersama guru dan teman, maka saya ikut rombongan field trip ke Ancol. Dengan menaiiki 1 bus besar, kami berangkat dari Bintaro jam 7 lebih dan sampai Ancol jam 9-an pagi. Membawa anak usia playgroup dan TK memang harus siap dengan segala kemungkinan seperti mabuk kendaraan. 

Morinaga Chil-go!, Teman Bertualang Yang Praktis dan Nikmat

Image
“Wah ka, kakak udah tinggi ya. Umi udah mau kebalap nih tingginya.” Malam itu, dingin, sunyi. Kami berdua berjalan menuju rumah dari masjid tempat Za les ngaji. Tiba-tiba, saya menyadari sesuatu, Za udah mau nyusul saya tinggi badannya. Dan Za Cuma ketawa.  Ah waktu, begitu cepat berlalu. Rasanya, baru kemarin saya menimang-nimang Za dan Ra. Sekarang Za udah 8 tahun dan Ra 4 tahun. Menakjubkan mengikuti perkembangan mereka dari waktu ke waktu, seperti sebuah petualangan dimana banyak pengalaman menarik dan menantang. Tapi, perjalanan saya masih panjang   untuk mengantarkan mereka menuju kesuksesan.

Ngobrol Santai Tentang Cerdas Bahasa di Sekolah Budi Luhur Bintaro

Image
Hari Senin yang lalu di sekolah Ra ada acara kunjungan ke sekolah lain, yaitu sekolah Budi Luhur Bintaro. Menurut Kepala sekolah SD Budi Luhur, Sofiandi, S. Pd., MM (Biasa disapa Mr. Andi), acara kunjungan ke sekolah Budi Luhur dari sekolahnya Ra sudah berlangsung selama 3 tahun-an. Dari rumah, saya udah bersiap mau ikut ke acara tersebut, mengingat Ra suka berubah-rubah mood -nya. Kadang mau ditinggal kadang tidak. Eh tapi ternyata guru-guru menyarankan untuk ikut saja karena ada sesi ngobrol dengan psikolog. Sayang kalau dilewatkan. Dari sekolah Ra, kami menaiki mobil antar jemput Sekolah Budi Luhur Bintaro. Gak sampai 5 menit, kami sudah sampai di lokasi karena memang dekat sekali. Anak-anak masuk ke sebuah ruangan belajar dengan sebelumnya diberi nametag . 2 orang guru dari sekolah Budi Luhur Bintaro mengajak anak-anak bermain lingkaran besar dan kecil dengan menggunakan bahasa Inggris. Ra memegang erat tangan saya tak mau lepas. Akhirnya kepala sekolah Ra memegangi t...

Catatan Talkhow Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat)

Image
Bagi seorang ibu, menjaga kesehatan keluarga itu hukumnya (seperti) wajib walau tak ada aturan tertulis mengenai hal itu. bukan karena mentang-mentang saya full time mom berbicara demikian, tapi karena naluri seorang wanita itu (biasanya) merawat dan menyayangi. Bahkan ibu bekerja pun tak akan bisa konsentrasi saat ada anggota keluarga yang sakit. Sebentar-sebentar telepon ke rumah, menanyakan kabar si sakit.  Senang sekali saat saya bisa mengunjungi Pameran Pembangunan Kesehatan 2015 di JIExpo Kemayoran hari Sabtu tanggal 14 November kemarin. Baru tahu saya ternyata ada pameran di bidang kesehatan. Apalagi saat saya bisa mengikuti talkshow tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat, insyaallah semakin membuka wawasan saya tentang kesehatan terutama dalam penggunaan obat untuk keluarga.

Usia Nanggung Bikin Bingung (Memutuskan Kapan Anak Akan Sekolah)

Image
Saya tinggal di komplek perumahan. Satu persatu teman seusia Ra sudah sekolah di usia 3 bahkan 2 tahun. Ada satu teman Ra yang lebih muda usianya. Dia terlihat lebih percaya diri dibanding Ra. Dia sudah ‘bersekolah’ sejak usia 2 tahunan. Sedangkan Ra, sangat takut jika bertemu orang baru. Maklum saja, di rumah teman bermainnya hanya saya, Za, dan ayahnya. Hal inilah yang kemudian mendorong saya untuk menyekolahkan Ra di usia 4 tahun kurang. Maksud saya yang utama ingin Ra belajar bersosialisasi dengan orang lain. Masalahnya adalah, Ra masuk playgroup atau TK A ya? Ra lahir bulan Agustus. Jadi usianya termasuk usia nanggung, bikin bingung untuk memutuskan kapan ia akan sekolah. “Memang sih kalau ke playgroup usianya cukup sekali, tapi masuk TK A juga Cuma kurang 1 bulan usianya. Saya kembalikan ke orangtua saja apa akan masuk playgroup atau TK A” Begitu kira-kira kata kepala sekolah calon sekolah Ra saat itu.  Saya tahu kalau untuk masuk ke SD negeri minimal 7...

Makan Sayur dan Buah Yuk, Nak!

Image
Sayur dan buah memiliki pernan yang penting untuk kesehatan, baik orang dewasa maupun anak-anak. Kandungan nutrisi di dalamnya sangat baik untuk kesehatan. Bagi anak-anak, sayur dan buah sangat penting untuk pertumbuhannya. Manfaat sayur dan buah untuk anak antara lain: Nutrisi sayur dan buah sangat penting untuk kekebalan tubuh anak. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran membantu mencegah berbagai penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, Alzheimer, dan lain-lain. Konsumsi buah dan sayuran mengurangi resiko obesitas pada anak. Tidak heran, karena kandungan nutrisi tinggi buah dan sayuran dilengkapi dengan kandungan lemak dan kalori yang rendah. Kandungan serat tinggi pada buah dan sayuran membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Menurut penelitian yang diterbitkan pada Journal of School Health edisi April 2008, anak dengan pola makan sehat dan banyak mengkonsumsi buah dan sayuran lebih su...

Yuk, Cari Tahu Tipe Rumah Idamanmu!

Image
“Mi, kakak pengen pindah rumah mi!” Beberapa waktu lalu, Za bilang kayak gitu. What? Pindah rumah? Mau pindah kemana, ganteeeeng? Mencari rumah yang sesuai dengan harapan itu tak gampang. Rumah yang sekarang saja butuh setahunan lebih sebelum akhirnya ketemu. “Kenapa pindah?” Tanya saya penasaran “Asik mi, yang tingkat dua rumahnya..” Ooh, karena itu toh. Pantesan, Za dan Ra kalau main ke rumah kakak (rumah kakak saya yang Cuma beda 2 blok memang bertingkat dua) betah sekali. Susah diajak pulang. Asyik mungkin ya, bisa naik turun sesukanya. Udah gitu, rumah kakak luas. Enak buat lari-larian anak-anak. Padahal ya, rumah tak bertingkat saja belum maksimal ngurusnya. Gorden dan sarang laba-laba baru beberapa bulan dibersihkan. Duuuh, gawat banget saya. Apalagi kalau tingkat dua, pikir saya. “Ya, insyaallah nanti kalau kakak besar dan sudah bisa cari uang sendiri, kakak beli rumah yang seperti kakak inginkan ya.”

Masih Ingatkah Tragedi di Jalan Legian?

Image
Beberapa waktu lalu saya sekeluarga berkesempatan ke Bali selama 4 hari. Hari ke-4, kami sudah tak punya rencana kemana-mana karena siangnya harus sudah bertolak ke Bandara Ngurah Rai untuk kembali ke Jakarta. Bingung juga kalo gak ngapa-ngapain, jadi mati gaya. Biasanya tiap pagi kami ke pantai Kuta yang Cuma menempuh waktu 10 menit-an dari hotel Amaris tempat kami menginap. Tapi persediaan baju bersih habis, jadi pak suami ngajak kita jalan-jalan aja di sekitar hotel. Hotel kami menginap terletak di Jalan Lebak Bene yang sempit, mungkin hanya memuat 1 mobil. Begitu keluar hotel, belok kiri terus ke kanan, kita akan bertemu dengan Jalan Legian. Jalan ini begitu familiar kan di telinga kita? Ya, karena pada tahun 2002 pernah ada tragedi memilukan di sini, yaitu tragedi bom bali! Pada tanggal 12 Oktober 2002, terjadi 3 rangkaian pengoboman, 2 bom pertama terjadi di Paddy’s Pub dan Sari Club di Jalan Legian dan 1 bom terakhir di dekat kantor konsulat Amerika Serikat. Le...

Inspirasi Tempat Mainan Anak Dari Bahan Murah Meriah

Image
Manajemen mainan anak merupakan salah satu masalah yang seringkali dipusingkan, setidaknya oleh saya. Gak tau deh, ibu-ibu lain pusing gak ya. Apa saya aja ya? Gimana nggak pusing kalau tiap hari mainan bertebaran di seluruh penjuru rumah, di meja makan, tempat tidur, ruang keluarga, bahkan kamar mandi! Udah gitu, kalau udah diberesin, eh berantakan lagi. Belum nginjek mainan yang tajam, bikin sakit fisik dan sakit hati. Waktu masih menjadi pengajar di sebuah sekolah swasta, saya pernah berkunjung ke rumah seorang siswa karena ada program kunjungan ke rumah. Saat siswa tersebut akan membongkar seluruh mainanya, sang ibu melarang dan hanya membolehkan 1 keranjang untuk dimainkan. Sempat heran juga sih, karena waktu itu anak saya baru 1, ditinggal kerja lagi. Jadi nggak tahu situasi di rumah kayak apa berantakannya. Setelah jadi full time mom, baru merasa..begini ternyata 24 jjam lihat situasi rumah.

Gangguan Hormon Pada Wanita

Image
Kira-kira sebulan lalu,  Saya resah karena sudah 2 bulan ini tak haid. Bukan resah karena takut hamil, kan ada suaminya. Tapi resah, kalupun hamil khawatir ada apa-apa dengan janin karena saya sedang konsumsi pil kontrasepsi. 2 bulan tak haid, 2 kali juga saya lakukan testpac k. Semua hasilnya negatif. heran juga saya, sebenarnya ada apa di perut saya. Perut makin kembung dan badan makin bengkak tapi gak hamil. Ternyata, ke ‘belakang’ pun agak susah. Dibantu obat pelancar BAB, malah perut sakit melilit-lilit. Pokoknya badan terasa gak nyaman banget. Pengennya males-malesan, ngantuk terus, kayak orang hamil besar. Akhirnya saya pun memberanikan diri periksa ke dokter kandungan dekat rumah di RSIA Aqidah (iya, saya emang agak paranoid datang ke dokter). Setelah menunggu sekitar setengah jam, saya pun dipanggil. Duuuh, dokternya cantik dan lembut banget, juga masih muda. Saya jadi sedikit merasa nyaman saat menceritakan masalah saya. sumber

Membuat Kotak Mainan Dari Barang Bekas

Image
Mainan merupakan salah satu media bagi anak untuk belajar dan melatih emosi serta motoriknya. Memiliki mainan tak harus yang mahal karena banyak mainan yang bisa kita buat sendiri di rumah kalau ortunya kreatif. saya ingat satu momen, anak-anak tuh seneng banget dibuatkan balon dari kantong kresek yang diisi udara sehingga ia menggelembung seperti balon.  Saya menyimpan mainan anak di lemari kayu, awalnya, karena belum banyak perabotan yang bisa diismpan di lemari tersebut. Tapi lama-lama, kok ya gak indah banget ya. Mainan pada nongol keluar dari celah jendela lemari yang kacanya udah lepas, karena anak-anak suka menutup lemari dengan keras. Akhirnya saya buat kotak mainan dari barang bekas yang ada di rumah.

Nama Yang Paling Berkesan

Image
“Mi, kakak pengen ganti nama” Kata Za suatu hari mengagetkan saya. “Loh, kenapa? Kan namanya sudah bagus. “ “Abis ada temen kakak ganti nama, mi” “Zaidan itu artinya istimewa loh. Kamu kan anak yang istimewa. Zaidan juga mirip nama pesepakbola muslim yang hebat itu loh, Zinadine Zidane..” Perbincangan ini sudah beberapa waktu lalu terjadi. Saya sempat kaget, khawatir Za di bully karena namanya. Tapi ternyata dia Cuma latah aja karena ada temannya yang ganti nama. Saya pun Cuma bisa memberi pengertian sama Za, kalau namanya itu mempunyai arti yang bagus. Namanya merupakan harapan ayah dan ummi kepadanya. Sesudah itu, Za gak pernah lagi ungkit-ungkit tentang ganti nama.

Sedekah Sampah

Image
Loh, kok sampah disedekahin? Iya, bener. Sedekah sampah adalah salah satu program di sekolah Za. Tiap 2 minggu, Za dan teman-temannya membawa sampah dari rumah untuk dikumpulkan di sekolah. Tentunya sampah yang benilai materi seperti botol bekas dan kertas bekas. Nantinya, sampah tersebut dijual untuk mendanai kegiatan sosial. Kegiatan ini diselenggarakan oleh pihak sekolah dan pengurus orangtua. Za cukup antusias. Saat saya Cuma bisa membawakannya 3 buah botol bekas, dia kecewa, “Kok Cuma segini mi?” Yaa, adanya Cuma segitu. Saya memang gak terbiasa menyimpan barang bekas banyak-banyak. Gak nyaman. Biasanya, kalo sudah terkumpul sekitar 1 plastik, saya taruh di depan tong sampah untuk diambil pemulung.    Kegiatan ini bisa jadi wawasan yang baru untuk Za tentang sedekah. Sedekah itu tak terbatas waktu dan tempat.   Sedekah juga ternyata berbeda dengan infak karena sedekah tidak hanya mengeluarkan harta. Tapi sedekah mencakup semua amal baik seperti tersenyu...

Kain Batik, Teman Setia Kelahiran Anak

Image
Kelahiran anak merupakan sebuah peristiwa penting yang dinanti-nanti baik bagi orangtua, anak maupun keluarga besar. apalagi jika itu adalah anak pertama. Sebuah jiwa baru akan hadir ke dunia, membuat suasana rumah menjadi lebih meriah karena tawa dan tangisnya. Berbagai hal dilakukan dan disiapkan untuk menyambut makhluk mungil tak berdaya tersebut. Pakaian, kamar bayi, peralatan mandinya, dan…berbagai kain. Ya, kain adalah salah satu yang disiapkan ibu saya saat saya akan melahirkan anak pertama, Za. Kain alas ompol yang berwarna-warni dengan gambar yang lucu-lucu dan kain batik. Sudah menjadi kebiasaan di kampung saya untuk menyiapkan kain-kain saat bayi baru lahir. Sempat heran juga sih saya   karena biasanya kain digunakan untuk bawahan kebaya. Tapi saya tak bertanya banyak dan nurut saja sama ibu.   

Belajar Menghargai Perasaan Anak Lewat Teladan Terbaik

Image
Kebun binatang hari itu ramai dengan pengunjung. Sebuah keluarga menyusuri kebun binatang dengan riang. Mereka terlihat sebagai keluarga bahagia. Kelelahan karena berjalan, mereka berhenti. Sang ayah membentangkan tikar plastik untuk mereka duduk. Tak jauh dari mereka juga duduk serombongan keluarga. Mereka duduk menikmati makanan sederhana berupa biskuit dan air kemasan, ditemani semilir angin. Pemandangan yang sungguh luar biasa. Tiba-tiba, terdengar sebuah suara yang cukup keras. Duuut! Ternyata sang anak kentut dengan suara yang cukup nyaring. Sang ayah langsung tertawa, menatap sang anak sambil berkata, "Haha, kamu kentut ya.." Sang anak yang berusia 5 tahun-an merasa malu dibilang seperti itu. Beberapa orang langsung melirik ke arah mereka. Seperti kebanyakan orang, kentut biasanya tak bisa ditahan. Dia langsung marah pada ayahnya. Sepanjang sisa perjalanan liburan di kebun binatang, dia tak mau berdekatan dengan ayahnya karena rasa marah. 

Main, Main, Main!

Image
"Mih, aku pengen jadi anak cowok" kata gadis kecil usia pra sekolah itu. Ia iri melihat keasyikan kakak dan adik lelakinya bermain ini itu. Ia heran kenapa ia yang hanya anak perempuan kecil di rumah itu. Ibunya cuma tertawa. Gadis kecil berambut lurus dan bertubuh kurus itu dengan segera melupakan apa yang dikatakannya dan kembali asyik bermain. Ia suka bermain di kamar, loncat-loncat di atas kasur bersama 3 saudara lelakinya. Ia suka mengintip orang lewat dari jendela kamar berterali besi di rumahnya: anak-anak, ibu-ibu yang hendak berbelanja, dan bapak-bapak yang lewat sambil merokok. Ia heran, kenapa bapak-bapak itu merokok? Untuk apa? Apa rasanya ya? Diam-diam ia dan sang adik mengambil sebatang rokok dan korek api dari warung ibu. Mereka tertawa pelan dan menyalakan rokok itu di kamar. Uhuk, uhuk! Gadis kecil terbatuk. Huek, apa enaknya merokok dan makan asap? Nggak enak banget, bikin mau mati karena jadi susah bernafas. Dengan segera dibuangnya rokok keluar je...

Sharing Is Fun

Image
“Mi, sekarang kaka belajar pembagian di sekolah, susah mi!” Keluh Za suatu hari. Za sudah kelas 3 SD sekarang. Di sekolah ia mulai belajar pembagian. Duh, kasian. Padahal ia sempat bilang, ia suka matematika. Pelajaran yang disukainya saja susah, gimana yang lain, pikir saya. Saya Cuma bisa memotivasinya, membantu dan menemaninya belajar supaya ia tak merasa tertekan. Saya perhatikan, belajar pembagian ini ada beberapa cara. Semua cara sudah Za gunakan sampai ia menemukan cara yang paling disukainya.

Berburu Oleh-oleh Khas Bali di Pasar Krisna

Image
Berwisata ke satu tempat tak lengkap rasanya jika tak membeli oleh-oleh. Tak enak rasanya kalau sudah bepergian, terus ditanya teman dan saudara, “Oleh-olehnya mana?” Hayo, jadi kan kudu beli ya. Tapi bukan keharusan kok, tergantung kemampuan yang kita miliki juga. Bali merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal di Indonesia. Bahkan saking terkenalnya, wisatawan mancanegara sering salah paham, mengira Bali sebagai kawasan tersendiri, bukan bagian dari Negara Indonesia. Memang Bali indah sih, pantainya tak terlupakan. Masih terbayang lukisan hidup Pantai Pandawa yang menakjubkan. Air laut biru, langit biru, pasir putih. Belum lagi bangunan-bangunan bernilai seni tinggi seperti pura-pura dan patung Garuda Wisnu Kencana. Saat saya dan keluarga berkunjung ke Bali, kami tak lupa mampir ke pasar khusus yang menjual oleh-oleh khas Bali. Setelah menonton tari bali di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park , supir yang membawa kami jalan-jalan selama di Bali mengantarkan kami ke...

Hampir Saja Saya Pindah Ke Lain Kartu

Image
"Boleh minta tolong masukin kartuku?" Saya menyerahkan SIM card XL saya ke suami untuk dimasukkan ke handphone (lama) suami yang sudah tidak dipakainya. Handphone saya hang begitu saya tiba di Bali. Untungnya saya bawa handphone lama suami untuk jaga-jaga. Bapak suami mengotak-atik SIM card yang tak juga bisa masuk ke tempatnya. Setelah beberapa lama barulah dia sadar kalau SIM card saya terlalu besar. Saya juga baru sadar, SIM card XL suami ternyata ukurannya lebih kecil. Heran juga saya, tapi saya tak bertanya banyak. Nanti aja diurusnya setelah kami pulang ke rumah, begitu kata suami. Ya sudah, selama di Bali saya pakai handphone suami tanpa SIM card. Untungnya internet dari WIfi di kamar hotel lancar, jadi saya masih bisa men- share foto-foto indah tempat wisata di Bali.

Saya Takut Tak Bisa Bernafas Lagi

Image
sumber “Saya takut tak bisa bernafas lagi” Kata gadis berjilbab kelas 6 SD itu ketika ditanya oleh host Hitam Putih tentang apa yang ia takutkan akibat kabut asap. Seketika semua orang dalam talkshow itu terdiam. Si gadis kecil pun menahan tangis, mengusap-usap matanya yang berair. Co-host memeluk si gadis kecil. Orang dewasa saja menghadapi bahaya maut kadang takut, apalagi anak kecil. Semua orang dalam acara tersebut bisa dipastikan ikut sedih mendengar jawaban tersebut. Gadis kecil yang diwawancarai itu adalah salah satu anak yang mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo, untuk meminta pertolongan atas kabut asap yang menimpa tempat tinggalnya di Kalimantan. Sekolahnya seringkali diliburkan, kesehatannya terganggu, haknya untuk bermain di luar rumah berkurang.

Ada Cerita Duo Zara Dibalik Blog

Image
(Mencoba) membuat karya dari rumah ternyata lebih rumit dari yang dituliskan Pagi-pagi sekali sebelum Subuh saya biasanya sudah bangun. Alarm sudah dibunyikan dari jam 2, tapi seringkali baru bisa benar-benar bangun jam 4. Air langsung dialirkan ke mesin cuci, tak lama kemudian mesin itu bergemuruh membolak-balikkan baju kotor. Lantai segera saya sapu supaya saat bangun anak dan suami tidak menginjak kotoran. Ngepelnya mah gampang lah, entah kapan kalau sempat. Yang penting bersih dulu dari kotoran.  Habis nyapu, saya masak buat sarapan dan bekal anak ke sekolah. Lalu saya mandi dan shalat Subuh. Tak lama kemudian, Za dan Ra biasanya bangun. Satu kebiasaan Za saat bangun yaitu langsung buka kulkas dan mencomot satu atau dua buah yang sudah dipotong. Habis itu dia sholat lalu saya suapi. Sarapan sudah habis, baru dia mandi dan berpakaian sekolah. Begitu Za dan suami berangkat ke sekolah dan kantor, saya nyalakan komputer untuk menulis. Enak kalau menulis pa...

Gamelan Bali Membuat Ra Menari

Image
 Tulisan sebelumnya: Terbang Bersama Garuda Hotel Amaris Lebak Bene, Small But Hommy Do Not Run! Do Not Run! Ngopi danNgeteh di Bali Pulina Makan Siang Ditemani Pemandangan Gunung dan Danau Batur Belajar Toleransi, Sejarah dan Budaya di Pura Tirta Empul Hari kedua kami di Bali diakhiri dengan kunjungan ke Goa Gajah. Goa ini adalah gua buatan yang berfungsi seperti tempat ibadah. Gua ini terletak di Desa Bedulu, Blahbatu, Gianyar, Bali, dan berjarak kurang lebih 27 km dari Denpasar. UNESCO mencatat goa ini sebagai warisan dunia dalam daftar tentatif (menunggu kepastian) pada tanggal 19 Oktober 1995 di bidang kebudayaan. Sejarah Goa Gajah saya kutip dari Wikipedia, “Penemuan Goa Gajah berawal dari laporan pejabat Hindia Belanda, LC.Heyting pada tahun 1923 yang menemukan arca Ganesha,Trilingga serta arca Hariti kepada pemerintah Hindia Belanda. Hal tersebut di tindak lanjuti oleh Dr. WF. Stuterhiem untuk mengadakan penelitian lanjut pada tahun 1925. Pa...

Belajar Toleransi, Sejarah dan Budaya di Pura Tirtha Empul

Image
Tulisan sebelumnya: Terbang Bersama Garuda Hotel Amaris Lebak Bene, Small But Hommy Do Not Run! Do Not Run! Ngopi danNgeteh di Bali Pulina Makan Siang Ditemani Pemandangan Gunung dan Danau Batur Perut sudah kenyang, kami pun melanjutkan perjalanan. Di Bali, kami seringkali menemukan patung-patung cantik. Saya tak terlalu mengerti seni, tapi saya yakin dalam proses pembuatan patung-patung itu butuh proses yang tak mudah. Buktinya, hasilnya patung menjadi cantik, terlihat rumit dan detail, tampak seperti asli. Di jalan menuju tempat wisata berikutnya, kami melewati patung besar dan gagah. Pak sopir menunjukkannya sama kami dan tiba-tiba Za spontan bicara,  “Patung itu bla bla bla…” Hup, hampir saja saya membekap mulut Za. Untung itu tidak saya lakukan. Saya memilih memotong pembicaraannya dan mengalihkan perhatiannya pada hal lain. Disitu saya sadar, masih banyak PR yang harus saya lakukan. Saya belum tuntas memberikan pemahaman padanya untuk tidak berbicara...

Makan Siang Ditemani Pemandangan Gunung dan Danau Batur

Image
Tulisan sebelumnya: Terbang Bersama Garuda Hotel Amaris Lebak Bene, Small But Hommy Do Not Run! Do Not Run! Ngopi danNgeteh di Bali Pulina “Silahkan makan siang dulu pak di sini!” Pak sopir menurunkan kami sekeluarga di depan sebuah restoran. Ia menolak ketika kami ajak ikut serta makan. Saya lihat spanduk besar di depan restoran bertuliskan nama resoran ini yaitu Restoran Batur Sari , dengan tulisan “halal” besar-besar. Alhamdulillah. Ternyata, selain Restoran Batur Sari, ada juga beberapa restoran lainnya di sekitar itu. Semuanya menuliskan kata Halal setelah nama restorannya, dan juga menyediakan mushalla. Seakan berlomba-lomba hendak memburu hati turis muslim. Benar-benar bersyukur mendapat kehormatan seperti itu. artinya, pengusaha Bali peduli sama muslim yang tetap ingin beribadah walau sedang liburan.

Penerbangan Jarak menengah dan Jauh Lebih Nyaman Dengan Singapore Airlines Kelas Ekonomi Premium

Image
“Tips bepergian naik pesawat dengan anak dari saya: jelaskan destinasi yang kita tuju, ceritakan bagaimana nanti kondisi dalam pesawat dan bawa mainan anak yang disukainya agar anak ada kesibukan.” (Ninit Yunita, founder The Urban Mama ). Tips dari Mbak Ninit Yunita di atas sudah saya terapkan juga ketika bepergian naik pesawat bersama anak. Kebetulan beberapa waktu lalu, saya sekeluarga liburan ke Bali. Sebelum pergi, saya bilang sama Za dan Ra, kita mau pergi ke Bali, nanti di pesawat sikapnya yang baik dan Za bawa Ipod agar dia bisa memainkan game kesukaannya.  Perjalanan Jakarta – Bali hanya ditempuh satu setengah jam saja. Kebosanan Za dan Ra di perjalanan masih bisa diatasi. Entahlah kalau lebih dari itu.  Hari Sabtu kemarin, The Urban Mama mengundang saya dan beberapa rekan blogger untuk menghadiri BCA - Singapore Airlines Travel Fair 2015 di Fountain Atrium Grand Indonesia. Saya jadi tahu ada kabar baru yang menggembirakan dari Singapore Airlines. ...

Ngopi dan Ngeteh di Bali Pulina

Image
Tulisan sebelumnya: Terbang Bersama Garuda Hotel Amaris Lebak Bene, Small But Hommy Do Not Run! Do Not Run! “Bapak suka ngopi?” pak sopir bertanya sama suami sambil mengemudiakan mobil. Suami mengiyakan. “Kita ke Bali Pulina ya, di sana kita bisa minum kopi dan mengetahui proses pembuatannya.” Begitu kira-kira kata pak sopir yang berbicara dengan logat Bali. Dalam perjalanan menuju agro wisata Bali Pulina, kami melewati sawah yang berundak-undak yang disebut juga terasiring. Memang di kampung halaman, saya juga sudah terbiasa melihat sawah. Hanya saja, kalau sawah yang berundak-undah memang jarang.  Terasering adalah penanaman dengan membuat teras-teras yang dilakukan untuk mengurangi panjang lereng dan menahan atau memperkecil aliran permukaan agar air dapat meresap ke dalam tanah. 

Do Not Run! Do Not Run!

Image
Tulisan sebelumnya: Terbang Bersama Garuda Hotel Amaris Lebak Bene, Small But Hommy Ini hari kedua kami di Bali. Pagi-pagi setelah shalat Subuh, saya dan suami membangunkan Za dan Ra. “Ayo, mau ikut tidak. Kita mau ke pantai!” Jalanan masih sepi saat kami keluar hotel. Lampu-lampu rumah masih menyala. Di jalanan menuju pantai yang hanya bisa dilewati satu mobil itu, beberapa motor lewat. Mungkin mereka yang akan menuju tempat kerja. Ya, itu hari Senin dan kami malah libuan! Sejenak terbayang sekolah anak-anak. Ah, tapi kan tidak setiap saat   kami liburan dan nanti bisa dikejar pelajaran yang tertinggal. Hanya sekitar 5 sampai 10 menit, kami sudah sampai di Pantai Kuta. Aaaah, ingin teriak. “Ya Allaah, indah nian ciptaan-Mu. Hamba terasa kecil di hadapan-Mu!” Pantai Kuta di pagi hari tak kalah indahnya seperti saat sore hari. Masih sepi, belum banyak orang yang datang. Udaranya segar, bagus untuk berolahraga atau sekedar jalan-jalan. Pasir abu-abu terasa le...

Hotel Amaris Lebak Bene, Small But Hommy

Image
Tulisan sebelumnya: Terbang Bersama Garuda Saya berulangkali membuka dan menutup casing hadphone saya. Nihil. Handphone saya tetap hang. Akhirnya, setelah mengambil tas, saya duduk dan berfikir. Lalu saya ajak Ra menuju pintu keluar bandara. Sekonyong-konyong, saya lihat kepala Za menyembul dari kerumunan orang-orang yang menunggu di depa pintu exit. Aaah, Alhamdulillah, akhirnya ketemu juga dengan suami dan anak. Dari bandara, sebuah mobil menjemput kami sekeluarga. Wah kejutan, ternyata suami sudah booking sebuah mobil untuk mengantar kami selama di Bali. Terimakasih suamiku! Kami diantarkan ke hotel Amaris di Jalan Lebak Bene, tempat kami akan menginap selama 3 malam. Dari bandara ke hotel berjarak sekitar 4 km.

Rumah Baru Dari qwords.com

Image
Akhirnya saya memutuskan pindah ke .com setelah beberapa lama berfikir dan berharap. Sering baca postingan teman-teman blogger tentang domain berbayar dan qwords, akhirnya iseng-iseng buka situs itu. Ternyata sedang ada promosi sampai tanggal 7 September kemarin. Di hari-hari terakhirlah saya baru tergerak untuk 'pindah rumah'. Lumayan lebih murah karena sedang ada promo, tak ada salahnya menyisihkan uang belanja sedikit. Dengan harapan, kalau sudah ganti domain berbayar bisa sedikit demi sedikit dapat rejeki buat jajan anak atau nyicil laptop atau untuk naik haji, ups! hehe, ya toh. Kalau cari rejeki itu harus diniatkan untuk apa nanti rejeki yang didapatkan biar berkah. Tapi, diluar itu, semoga apa yang ada di sini bisa lebih bermanfaat.

Belanja di HappyFresh Mudah dan Menguntungkan

Image
Seminggu yang lalu saya pergi ke Bali bersama keluarga. Disana saya mengunjungi beberapa tempat wisata dan pulang kembali ke Jakarta setelah 4 hari di Bali. Pulang jalan-jalan tentu bawa oleh-oleh dong. Ya, oleh-oleh cerita, yang pasti juga oleh-oleh baju kotor. Satu tas penuh isinya baju kotor! Di Bali kami pergi ke beberapa pantai dan anak-anak main air dan pasir di sana. Baju anak-anak basah dan penuh pasir. Pasti butuh tenaga dan waktu lebih untuk membersihkannya.

[Berwisata Bersama Anak Ke Bali] Terbang Bersama Garuda

Image
Saya tidak tahu harus bersikap apa, saat satu tulisan saya tentang aktivitas bersama anak berjudul “ Tim Penolong Umi” berhak menjadi salah satu pemenang pada lomba menulis di Nutrisi Untuk Bangsa . Senang, ya tentu, berarti tulisan itu dihargai dengan baik. Bingung juga iya, saya dapat tiket ke Bali mau ngapain ya di sana, menginap dimana, makannya siapa yang mau bayarin. Ya, itulah saya, kadang ketika ingin menulis ya menulis saja. Lalu saya menertawakan diri sendiri, “Nah lo, bingung deh kamu.” Ya sudahlah, saya tak akan berharap banyak bisa jalan-jalan ke Bali. Itu tak mungkin terjadi. Lagipula ada anggota keluarga besar yang baru dapat musibah, adik juga lagi persiapan menikah, sangat tak mungkin untuk kondisi keuangan kami untuk pergi berlibur. Kalau refreshing mah nggak usah jauh-jauh ke Bali, main-main sama anak di lapangan depan rumah pagi hari juga sudah bikin fresh. Tapi…ini Garuda loh, maskapai penerbangan nomor satu di Indonesia. Saya belum pernah naik Garuda I...

Makanan Yang Baik Dikonsumsi Saat Anak Diare

Image
Pagi ini sulungku sudah 3 kali ke kamar mandi. Dia lagi diare. Semalam badannya demam, pagi harinya Alhamdulillah demamnya menurun. Terpaksa deh hari ini dia tidak sekolah dulu. Biar istirahat di rumah. Apalagi weekend ini kami sekeluarga punya rencana ke luar kota. Saat diare, asupan makanan harus diperhatikan. Karena ada makanan yang menyebabkan diare makin parah, sebaliknya ada makanan yang justru dinajurkan saat diare. Makanan untuk penderita diare sebaiknya mudah dicerna, bisa mengentalkan feses, dan memenuhi kebutuhan cairan. Sedangkan makanan yang dihindari saat diare yaitu yang susah dicerna, membuang cairan tubuh, dan mengiritasi saluran pencernaan sehingga diare makin parah. Menurut sumber yang saya baca, makanan ini penting untuk 24 jam pertama diare sehingga membantu meringankan diare serta memberikan vitamin penting, mineral dan karbohidrat yang mudah dicerna.

Ikut Lomba "1001 Cerita Keluarga Livina" Yuk!

Image
Memiliki kendaraan sendiri tentu menyenangkan. Walau perawatannya bisa dibilang tidak gampang, tetap lebih baik dibanding tidak punya. Memiliki kendaraan sendiri dan menggunakannya, bisa menghemat ongkos transportasi, bisa menjadi lahan bisnis dengan cara disewakan, dan berbagai manfaat lainnya. Sejak ayahnya anak-anak memiliki kendaraan, alhamdulillah kami bisa pulang lebaran tahun ini dengan menaiki kendaraan sendiri. Berbeda dengan tahun-tahun kemarin yang masih menumpang kendaraan saudara. Anak-anak makin besar dan tak mau dipangku lagi, jadi sudah pasti tak muat kalau numpang terus. Karena ini hal yang baru bagi anak-anak, mereka cukup antusias. Mereka kadang tak bisa duduk manis di dalam kendaraan. Si sulung senangnya menaik-turunkan jendela. Si adik ya ikut-ikutan kakaknya. Mungkin ini hanya ekspresi kegembiraan mereka dan saya hanya bisa mengingatkan mereka terus menerus. Saat arus balik, pak supir yang membawa kendaraan kami sampai bilang begini, "Rame yah walau ...

Menang Kalah Biasa, Yang Penting..Fun!

Image
“Victory is sweetest when you’ve known defeat” – Malcolm Forbes (Kemenangan adalah hal yang paling manis ketika kau sudah tahu rasanya kalah) Rasanya, peringatan 17 Agustus tahun ini yang paling heboh buat saya. Saat kecil, rasanya saya tidak terlalu banyak ikut lomba pada 17 Agustus-an. Mungkin saya tergolong anak pemalu atau pemalas, entahlah hehe. Orangtua pun rasanya tak banyak mendorong untuk ikut lomba-lomba. Anak kedua saya, Raissa, kadang-kadang masih belum bisa ditinggal di sekolah. Jadi saya banyak mengikuti perkembangan kegiatannya di sekolah. Pada peringatan 17 Agustus tahun ini, sekolahnya mengadakan berbagai lomba. Tak tanggung-tanggung, Raissa yang usianya 4 tahun ikut 3 perlombaan! Yaitu lomba mewarnai, lomba ketangkasan dan lomba sepeda hias. Masing-masing dilaksanaka di hari yang berbeda. Saya sadar Raissa itu yang paling muda di kelasnya. Tak adil mendorongnya untuk jadi juara. Saya berusaha untuk mendorongnya ikut lomba semampu dia.

Kenali Postpartum Depression Sejak Dini!

Image
Hidupku terasa berat sekali setelah ibu pulang. Ibu bilang, ingin menemani bapak berlebaran. Ya, memang beberapa hari lagi lebaran akan datang. Ya sudah, aku merelakan ibu pulang. Aku mulai berkutat dengan cucian bayi, menyusui, mengurus seorang bayi, seorang balita, seorang suami serta rumah. Semua kulakukan sendiri karena asisten rumah tangga yang didatangkan ibu hanya bertahan 2 minggu. Entahlah, dia bilang ingin menemani neneknya yang sakit. Atau, mungkin ia tak tahan dengan kelakuan anak pertamaku yang sering memukulnya. Waktu 24 jam rasanya tak cukup buatku karena ada saja pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan. Padahal urusan keluar rumah untuk belanja macam-macam sudah dialihkan pada suami. Anak pertamaku yang tadinya mulai mandiri ke kamar mandi, sekarang rasanya lebih rewel dan selalu minta perhatian. Seringkali saat aku menyusui bayiku, anak pertamaku minta dibersihkan kotorannya setelah BAB. Aku meminta suamiku untuk membantu dan ia menolak karena tidak ter...

Dua Kejutan Dari Si Sulung

Image
Kemarin, saya dapat kejutan dari si sulung. Kejutan pertama, Turun dari mobil jemputan, dia langsung lari ke kamar mandi. “Mi, kakak mau pipis yaa.” Saya mengiyakan sambil mengusap-usap punggung si bungsu yang terbangun karena kepulangan kakaknya dari sekolah. Lama saya tunggu, si kakak tak keluar juga dari kamar saya. Kebetulan, mandinya di kamar mandi yang terhubung dengan kamar saya. Saya panggil-panggil si kakak, dia hanya melongokkan kepalanya sebentar. Terlihat kepalanya basah dan dia sudah ganti baju. Rupanya, dia sudah mandi. Si kakak menutup pintu kamar lagi. Kali ini terdengar bunyi “ceklek!” tanda pintu dikunci.

Mudik Ke Dua Kota

Image
Agustus 2011, “Neng, amih mau pulang ya, mau lebaran di rumah. Kasian bapak sendirian.” Begitu kata ibu saya beberapa hari setelah saya melahirkan anak kedua di akhir bulan Ramadhan tahun 2011. Dalam hati, saya merasa tak rela ibu pulang secepat itu ke kampung halaman. Maunya ya tentu saja ditemani ibu dalam mengurus bayi yang masih merah. Walaupun ini kelahiran anak kedua, tetap saja kehadiran orang yang lebih berpengalaman sangat diharapkan. Tapi saya tentu tak boleh egois. Kapan saya akan jadi ibu yang dewasa jika bergantung terus sama ibu. Saya pun merelakan ibu pulang kampung. Kalau saya ada dalam posisi ibu, tentu saya pun tak tega membiarkan pasangan saya sendirian menghadapi tamu saat lebaran.

Belajar Dari Alam Sepanjang Masa

Image
Pernah dengar sekolah alam? Apa yang terbayang di benak anda mendengar kata “sekolah alam?” Belajar di bawah pohon dengan udara yang semilir? Mengorek-ngorek tanah mencari ulat untuk dipelajari? Blusukan ke kebun untuk melihat berbagai jenis tanaman? Ya, ya, ya, tak salah sih. Memang alam dalam konsep sekolah alam memiliki 2 arti. Satu, alam sebagai pengalaman dimana siswa diajak melakukan serangkaian kegiatan setelah itu distrukturkan. Ini yang membedakan dengan sekolah biasa dimana siswa mempelajari buku lalu mengamalkan. Kedua, alam dalam arti semesta alam. Alamlah yang melahirkan ilmu pengetahuan bagi manusia yang berfikir.