Monday, June 23, 2014

Mengajarkan Anak Berpuasa

Dalam hitungan hari kita insyaAllah bertemu dengan bulan suci Ramadhan. Alhamdulillah Ya Rabb semoga saya dan keluarga sampai pada bulan istimewa yang setiap waktunya adalah ibadah.

Sejak usia batita Zaidan sudah diperkenalkan dengan bulan ini. Awalnya cuma sebataa nama Ramadan, puasa, lebaran, dan sebagainya. Usia TK baru belajar puasa sungguhan. Bekal makanan yang biasa dibawa ke sekolah ditiadakan. Kebetulan karena Zaidan sekolah di TKIT, kebijakan sekolah juga mendukung hal ini. Jam sekolah juga dikurangi. Pulang ke rumah siang harunya barulah Zaidan buka puasa, itu pun kalau ia sudah tak tahan menahan lapar. Jika masih kuat, diteruskan sampai waktu shalat Ashar. Usia SD kelas 1, alhamdulillah Zaidan sudah mampu puasa sampai maghrib. Batal satu atau dua hari karena sakit adalah wajar.


Ini tips saya dalam mengajarkan anak puasa Ramadhan:

- Sabar. Senantiasa ingatkan ia akan keutamaan Ramadhan, ingatkan betapa bahagianya sebagai pemenang saat bisa menuntaskan puasa Ramadhan sebulan penuh, dan keutamaan lainnya.
- Mengisi kegiatan di bulan Ramadhan dengan kegiatan yang disukainya yang dapat melupakannya pada rasa lapar. Karena Zaidan suka main gadget, saya memberikan gadget agar Zaidan lupa laparnya. Tapi tetap dibatasi waktunya.
- Mengurangi kegiatan fisik anak. Memiliki anak aktif memang jadi tantangan saat menyuruhnya istirahat. Biar dia tak cepat lelah, saya menemaninya tidur siang atau sekedar rebahan sambil membaca buku kesukaan, ngobrol, atau melihat kartun pavorit.
- Bangunkan sahur lebih awal agar anak bisa tidur lagi kalau dia memerlukannya. Ini juga tantangannya, membangunkan anak sahur. Biasanya saya bangunkan Zaidan sekitar jam tiga pagi. Saya gendong dia dari tempat tidur ke ruang makan. Sambil setengah tidur, dia makan sahur. Lama sekali mengunyahnya karena Zaidan masih mengantuk. Walau sedikit, sahur itu perlu. Selain mengambil berkahnya, tentu saja agar tubuh kuat berpuasa. Setelah sahur, biasanya Zaidan tidur lagi. Kalau sudah terbiasa bangun sahur, kadang ia juga tak tidur lagi, bersiap-siap ke mesjid ikut ayahnya shalag Subuh.
- Diberikan reward jika anak mampu puasa sampai maghrib. Kalau tak salah, Zaidan dijanjikan 5000 rupiah jika ia bisa puasa sampai maghrib. Karena lama-lama terbiasa sampai maghrib, kadang ia lupa nagih ummi atau ayah uang rewardnya. Mudah-mudahan lama kelamaan Zaidan bisa berpuasa karena ia memang mencintai Allah SWT dan Ramadhan.

Raissa yang Agustus nanti 3 tahun juga diperkenalkan istilah puasa. Saat diberitahu puasa itu tak makan dan minum, ia cemberut :D.

Mudah-mudahan Ramadhan kali ini Zaidan bisa lulus juga puasanya. Apa tips anda mengajarkan puasa pada anak. Berbagi yuk!

10 comments :

  1. kalau anak pertama syaa baru berpuasa sejak kelas 3, Mak. Yang kedua nih blm juga, Pelan2 kali, ya :)

    ReplyDelete
  2. setuju mak..Bo sudah belajar puasa sejak TK kecil dan karena TKnya bernuansa Islam, alhamdulillah sangat terbantu..lumayan sudah yang full puasanya, namun masih suka buka setengah hari..Obi, anakku yang kecil yang baru mau diajarkan..umurnya baru 3.5 tahun tapi insya Allah sudah akan kita kenalkan dengan berpuasa...Doakan kami ya mak..summer kali ini lumayan panjang di sini..subuh pukul 3.30 pagi dan buka pukul 8.30 malam..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh..siangnya lbh lama ya mak..swmoga dimudahkan ya mak..kakak Bo & Obi jugasemangat yaaa

      Delete
  3. Makasih Mak, tips-tipsnya. Anak saya dedek Diana masih belom ada 2 tahun, semoga nanti bisa ikutan puasa kalau sudah waktunya diajarin. :)

    ReplyDelete
  4. Saya juga pengiiin banget anak saya, Sidqi (7 tahun) blajar puasa tahun ini. bismillah... Semoga ALLAH berikan kemudahan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin...bertahap aja..semangat ya Sidqi dan bunda...

      Delete
  5. Wah hebat ih mak, Zaidan kelas 1 SD udah bisa full puasanya :) Eh, Raissa ama Alia beda sebulan ya.. Alia September ini 3 tahunnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah..asik..Raissa bisa main sama Alia nih

      Delete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...