Thursday, October 15, 2015

Berburu Oleh-oleh Khas Bali di Pasar Krisna



Berwisata ke satu tempat tak lengkap rasanya jika tak membeli oleh-oleh. Tak enak rasanya kalau sudah bepergian, terus ditanya teman dan saudara, “Oleh-olehnya mana?” Hayo, jadi kan kudu beli ya. Tapi bukan keharusan kok, tergantung kemampuan yang kita miliki juga.

Bali merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal di Indonesia. Bahkan saking terkenalnya, wisatawan mancanegara sering salah paham, mengira Bali sebagai kawasan tersendiri, bukan bagian dari Negara Indonesia. Memang Bali indah sih, pantainya tak terlupakan. Masih terbayang lukisan hidup Pantai Pandawa yang menakjubkan. Air laut biru, langit biru, pasir putih. Belum lagi bangunan-bangunan bernilai seni tinggi seperti pura-pura dan patung Garuda Wisnu Kencana.

Saat saya dan keluarga berkunjung ke Bali, kami tak lupa mampir ke pasar khusus yang menjual oleh-oleh khas Bali. Setelah menonton tari bali di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, supir yang membawa kami jalan-jalan selama di Bali mengantarkan kami ke Pasar Krisna. Ya, selama di Bali, suami menyewa sebuah mobil bermerek Avanza sekaligus sopirnya. Menyewa mobil lebih nyaman dan murah dibanding naik turun kendaraan umum. Apalagi kami bawa 2 anak kecil, Za dan Ra.
 

Pasar Krisna ada di beberapa lokasi. Ada yang berlokasi di Denpasar, Tuban, Kuta, dan Singaraja. Yang kami kunjungi adalah Pasar Krisna yang berdekatan dengan hotel Amaris Lebak Bene tempat kami menginap di daerah Kuta. Pasar Krisna termasuk pasar modern dengan ruangan yang bersih dan ber-AC. Area parkirnya juga cukup luas. 

Oleh-oleh yang bisa dibeli di sini macam-macam. Ada aksesoris seperti gelang, gantungan kunci, topi, tempelan kulkas, dan sebagainya. Ada pakaian khas bali dan kaus bali. Ada berbagai kerajinan tangan dari kayu dan rotan seperti tempat tisu, kipas, asbak, dan sebagainya. Ada berbagai camilan khas bali seperti kacang bali dan pie susu bali. Ada juga berbagai kosmetik khas bali seperti lulur dan wewangian.

Harga oleh-oleh Bali di Pasar Krisna lumayan murah namun tetap berkualitas. Contohnya saja, sebungkus kopi Bali di Bali Pulina dihargai 90 ribu-an. Di Pasar Krisna hanya sekitar 20-30 ribuan. Jauh kan bedanya. Membeli oleh-oleh Bali di tempat wisata memang biasanya lebih mahal jika dibanding di pasar khusus oleh-oleh.

Suami membeli cemilan untuk teman-teman kantornya. Sedangkan saya membeli sebuah celana pantai untuk Za dan baju Bali berwarna pink untuk Ra. Ra sendiri yang pilih model baju dan warnanya. Za seneng banget waktu celana itu dipake sesampainya di rumah. Celananya longgar dan tipis, nyaman buat main. Sebaliknya dengan Ra, sampai di rumah bajunya malah nggak mau dipakai. Dia malu karena kelihatan bagian keteknya.




Maunya sih kita beli oleh-oleh yang banyak biar semua orang kebagian. Apa daya isi kantong terbatas. Kalau anda ke Bali dan ingin beli oleh-oleh, boleh datang ke pasar Krisna atau pasar khusus oleh-oleh Bali lainnya. Puas melihat-lihat dan membeli oleh-oleh, kami pulang ke hotel dengan menaiki Avanza bewarna biru yang rodanya dicat warna oranye. Di jalan, pak supir dan suami ngobrol macam-macam. Apa yang dilihat di jalanan diobrolkan. Begitu juga saat ada sepasang turis di depan mobil kami yang ngebut naik motor dengan mengenakan pakaian tipis dan terbuka yang berkibar ditiup angin.

“Turis tuh suka sembarangan ya.” Kata pak sopir yang asli orang Bali dengan loat khasnya.
“Maksudnya? Sembarangan apanya? Naik motornya? Mereka punya SIM nggak sih?” Tanya pak suami.
“Ya, mungkin mereka pakai SIM internasional” kata pak sopir lagi.

Memang ya, masuk ke suatu daerah yang asing seharusnya kita banyak mencaritahu dulu apa kebiasaan dan aturan yang berlaku di daerah tersebut. Orang yang dinilai sembarangan bisa jadi karena mereka tidak tahu atau tidak mencaritahu, entahlah. Tapi di tempat ibadah umat Hindu, di pura-pura, para turis mau kok pakai kain panjang untuk menutupi paha mereka. Karena disana sudah jelas peraturannya mengharuskan pakaian tertutup dan sopan. Jadi memang peraturan yang tegas bisa membuat orang tunduk, tidak sembarangan bertingkah.

Mobil sewaan yang membawa kami jalan-jalan di bali

Sampai di depan hotel, kami turun dari mobil. Suami memberikan tip sama pak supirnya. Entahlah berapa, saya tak terlalu jelas melihat berapa uang yang diberikan. Kami juga tak lupa mengucapkan banyak terima kasih padanya. Kami tidak bisa menjelajahi tempat-tempat wisata di Bali dengan nyaman tanpa bantuannya. Mudah-mudahan sama-sama menguntungkan. Kami bisa datang ke banyak tempat wisata di Bali. Pak supir pun dapat tip dan gaji dari perusahaan penyewaan mobilnya.

Kalau anda hendak ke Bali dan menyewa kendaraan serta supirnya, googling saja di internet dengan kata kunci “rental mobil di Bali”. Ada berbagai jasa penyewaan mobil dengan harga yang bervariasi. Kalau sendiri sih enaknya backpacker-an ya. Kalau rombongan dengan keluarga dan teman, mungkin lebih baik menyewa kendaraan. Ongkosnya kan bisa ditanggung bareng-bareng.

Bicara tentang kendaraan khususnya Avanza, sudah ada keluaran terbarunya yaitu Grand New Avanza dan Grand New Veloz. Kelebihan Grand New Avanza sudah saya singgung sedikit di tulisan berjudul “Do Not Run! Do Not Run!”. Kali ini mau menyinggung sedikit kelebihan Grand New Veloz. Mobil dengan exterior dan interior stylish dan trendy lifestyle ini memang keren. Berikut desain-desain eksterior yang membuat Grand New Veloz tampil sporty dan berkarakter:


Desain interiornya juga tak kalah menarik, ditampilkan dengan hal berikut:
  • Desain fitur entertainment yang elegan
  • Kabin luas sehingga meningkatkan kenyamanan
  • Warna dan desain baru dashboard lebih stylish
  • Sistem audio baru dengan layar 6,1” touchscreen untuk CD, DVD, AM/FM, USB, AUX, Bluetooth dan iphone.
  • Desain kemudi yang ergonomis dan stylish
  • New shift knob design
  • Lampu indikator terintergrasi dengan speedometer.
  • Lampu indikator warna biru putih yang nyaman di mata membuat visibilitas berkendara lebih optimal.
  • New power window design.

Grand New Veloz menggunakan mesin Dual VVT-I sehingga lebih irit bahan bakar. Keamanan dan kenyamanan berkendara pun terjamin dengan:

·         Seatbelt with pretensioner & force limiter yang mencegah cidera saat benturan keras.
·         3 point seatbelt untuk melindungi penumpang tengah.
·         Peringatan awal untuk memakai sabuk sebelum berkendara.
·         Anti lock breaking system untuk mengontrol saat pengereman mendadak.
·         Side impact beam untuk melindungi penumpang dari benturan samping.
·         Isofix, merupakan fitur keamanan optimal pada pemasangan childseat.
·         Immobilizer key sebagai sistem keamanan pada kunci mobil.



Grand New Veloz adalah mobil untuk keluarga stylish yang siap mengantar kita bepergian di dalam maupun keluar kota. Mau mencoba mengendarai Grand New Veloz? Datang saja ke dealer Toyota terdekat di kota anda. 


 

11 comments :

  1. mantaaafff menang menang menang
    veloz memang juara bodynya

    ReplyDelete
  2. kagak jadi belo veloz krn krang uang nya...terpaksa diturunin G aja..hhehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga rejekinya berlimpah biar bisa beli ya pa..aamiin

      Delete
  3. Yang merah warnanya saya suka... ini mobil memang cocok untuk keluarga :)
    Moga besok bisa beli mobil kayak gini... amin :D

    ReplyDelete
  4. aku juga beli khas daerah biasanya..lumayan buat kenang-kenangan

    ReplyDelete
  5. gaunnya lucu mba
    murah lagi :)

    ReplyDelete
  6. Toko Krisna ada dua, dans emuanya lengkap. Gaun untuk anaknya lucu Mbak, ungu dan cantik...etapi kalau banyak nyamuk digigitin y

    ReplyDelete
  7. Dulu waktu diajak brand mobil satunya ke Bali di oleh2in Khrisna juga tapi nggak diajak ke Krisnanya :))

    ReplyDelete
  8. krishna itu selain sebagai tempat belanja yang lengkap, harganya juga cuku miring :D Makanya nggak heran kalau tempat ini selalu ramai~

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...