Posts

Showing posts with the label Silaturahim

Meet My Grandmother

Image
Nenek saya (ibunya ayah) sudah belasan tahun terbaring di kasur karena sakit dan hanya bisa bergerak dengan cara menyeret tubuhnya. Usianya mungkin sudah 90 tahunan. Setiap hari, anak dan cucu bergantian mengurus dan menjaga nenek. Sudah menjadi tradisi di keluarga saya untuk silaturahim ke rumah enenk di pagi hari raya Idul Fitri. Setelah shalat Ied, saya dan keluarga besar pergi untuk ziarah kubur sekaligus silaturahim sama tetangga. Setelah itu, barulah kami mengunjungi nenek yang rumahnya masih satu desa namun beda blok.

Merayakan Idul Fitri di Kaki Gunung Ciremai

Image
Pemandangan Gunung Ciremai dari depan rumah Lebaran kali ini aku rayakan di rumah orangtuaku, sementara tahun kemarin di rumah mertuaku. Aku lahir dan besar di sebuah desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.Udara di desaku relatif segar karena katanya terletak di kaki gunung.   Dari desaku, Gunung Ciremai terlihat gagah berdiri. Kadang warnanya hijau, kadang juga biru. Gunung ini masuk ke dalam 2 wilayah kabupaten yaitu Kuningan dan Majalengka, serta termasuk gunung tertinggi di Jawa Barat. Aku tiba empat hari sebelum lebaran. Kalau sudah tiba di rumah orangtuaku, bisa dipastikan jadi “mager” alias malas gerak. Pertama, lagi puasa dan udaranya adem, jadi ingin bobo terus. Kedua, aku tidak bisa naik motor dan kendaraan umum yang lewat depan rumah hanya ojek. Itu pun aku tidak tahu harus memanggil ojek dari mana. Kalau ingat hal ini, jadi teringat betapa beruntungnya yang hidup di kota dimana semua fasilitas umum bisa dengan mudah didapat, ojek aja tinggal pesan lewa...

Lebaran Bersama Bapak

Image
“Nostalgia membuat rasa percaya diri, memberikan motivasi…blablabla” Suara penyiar radio itu terus nyerocos mengurai kesepian dalam mobil yang kunaiki saat arus balik lebaran. Sambil menatap langit yang sangat cerah di atas sana, aku mendengarkan celotehannya tentang nostalgia. Benar juga yang dikatakan penyiar laki-laki ini. Yang kurasakan pun demikian. Setelah nostalgia di kampung halaman saat mudik lebaran kemarin, biasanya aku akan kembali ke perantauan dengan hati yang lebih baik.  Pemandangan langit saat arus balik ***

Tak Hanya Ada Coklat di Pipiltin Cocoa

Image
Hari Minggu 6 Desember lalu saya bersama beberapa blogger menghadiri undangan dari The Urban Mama untuk berbincang tentang Sarapan Sehat bersama Nestle. Tempatnya di Pipiltin Cocoa, Jln Senopati nomor 27 Kebayoran Baru, Jakarta. Kalau sudah urusan lokasi, saya suka bingung. Maklum, jarang jalan. Tapi…beruntung ada internet. Saya langsung googling , cari lokasi dan kendaraan menuju tempat acara.

Menikmati Sejuknya Air Curug Putri di Bumi Perkemahan Palutungan

Image
Hari Minggu kemarin, saya dan keluarga kecil berkunjung ke rumah orangtua saya. Kesempatan langka ini, kami gunakan sebaik-baiknya dengan berkunjung singkat ke rumah saudara dan jalan-jalan ke tempat wisata terdekat.  Sumber: http://www.visitkuningan.com/id/images/stories/wisata/pinuspalutungan.jpg

Gamis Frozen, Dari Shopious Untuk Raissa

Image
Tak terasa, sekarang sudah memasuki bulan Rajab dalam kalender Islam. Artinya, tinggal hitungan hari kita akan memasuki bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan,   kita -umat Islam- wajib berpuasa menahan lapar, haus dan hawa nafsu. Terlihat penuh ujian, namun bulan ini paling dirindu umat Islam. Karena di bulan suci ini juga penuh dengan ampunan, berkah, dan rahmat Allah SWT. Di bulan ini Allah SWT mengabulkan doa dan melipatgandakan pahala. Aih, betapa rindunya kita sampai pada bulan mulia ini.  Selain penuh dengan nikmat dari-Nya, nikmat yang bisa dirasakan langsung di bulan ini adalah berkumpul dengan keluarga. Lihat saja jika menjelang sore, kendaraan memenuhi jalanan tanda orang-orang ingin segera sampai di rumah untuk berbuka bersama keluarga.

Satu Hari, Dua Tragedi

Image
Dua hari yang lalu, Siang itu panas sekali. Matahari bersinar terik. Zaidan baru saja pulang diantar jemputan sekolah. Saya angkat baju dari jemuran. Sebagian yang masih basah saya biarkan. Saya sapu halaman depan. Debunya terlihat beterbangan. Lalu saya siram halaman dengan air biar suasana sedikit adem. Air yang masih menggenang, saya 'seret' dengan sapu lidi keluar pagar. Zaidan dan Raissa yang duduk-duduk dekat pintu terkagum-kagum melihat banyaknya air yang 'tumpah' di halaman. Tumben mereka tidak ikut menciprat-cipratkan air, pikir saya.    Ketika itulah seseorang menghampiri saya. "Bu, saya boleh nggak numpang masak? Gas saya habis" Karena takut salah dengar, saya bertanya lagi apa keperluannya. "Saya boleh numpang masak? Gas saya habis" Tanyanya lagi dengan suara bergetar. Oh, ternyata saya tak salah dengar. "Oh ya silahkan.." jawab saya. "Bentar ya, saya ambil dulu beras dan yang lainnya." Katanya. 

Luruskan Lagi Niat Menulis

Image
….Innamal a’maalu binniyat wa likullimriin maa nawa… “…Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya…” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits) Menurut Ustadz Marwan Hadidi, S.Pd.I, maksud hadist Rasulullah di atas adalah bahwa niat merupakan tolok ukur suatu amalan. Diterima atau tidaknya tergantung niat. Banyaknya pahala yang didapat atau sedikit pun tergantung niat. Niat adalah perkara hati yang urusannya sangat penting. Seseorang bisa naik ke derajat shiddiqin dan bisa jatuh ke derajat yang paling bawah disebabkan karena niatnya. Saya jadi diingatkan kembali niat awal menulis. Dulu, sejak semasa gadis, saya suka menulis nonfiksi (cerita pendek dan novel). Saya berjanji akan menulis yang baik saja, yang bisa diambil hikmahnya oleh semua orang. Dan Alhamdulillah saya sudah menerbitkan tiga buku antologi dan dua buah novel . Walaupun sepertinya tidak terlalu ‘kenceng’ penjualannya, saya bersyukur pernah mendapatkan kesempatan itu. Sekara...

Memanfaatkan Kantong Plastik Bekas Sebagai Bunga Artifisial

Image
Hari ini saya mengajak Raissa ke pengajian majelis taklim di masjid komplek rumah. Raissa jadi peserta termuda. Wah, senang rasanya bisa berkumpul dengan orang-orang yang baik hati dan bertujuan sama mencari ilmu Allah. Rasanya sudah berabad-abad saya tak berbaur dengan komunitas tertentu, setelah melahirkan baby Raissa. Walau aslinya saya tak pandai bersosialisasi, walau awalnya saya gugup, saya bisa juga mengatasinya. Seharusnya saya tak perlu khawatir. Mereka adalah orang-orang yang sama seperti saya, mencari ridha Ilahi. Tema pengajian kali ini tidak biasa, yaitu Memanfaatkan Kantong Plastik Bekas Sebagai Bunga Artifisial. Menarik kan temanya? Alam raya ini adalah ciptaan Tuhan yang berhak juga dicintai. Salah satunya dengan mengurangi sampah. Bayangkan, Sampah plastik ini baru bisa terurai di dalam tanah 10-20 tahun! Memanfaatkan kantong plastik bekas sebagai bunga artifisial adalah salah satu langkah untuk mengurangi sampah, mencintai bumi, dan bisa bernilai ekonomi loh. ...

Pengalaman Mudik Ke Kota Kuda (2): Walimatul Khitan Untuk Zaidan

Image
Masih edisi mudiiiiik ke kota kuda. Bagian satu bisa dibaca di sini ya. Seperti pemudik lain, kami (saya dan keluarga kecil) menghabiskan waktu mudik dengan ngobrol dan silaturahmi dengan keluarga dan sadara yang jarang bertemu. Kegiatan yang biasa seperti shalat dan makan, jadi istimewa karena dilakukan dengan orang yang istimewa. Tradisi Ziarah Kubur Setelah Shalat Ied Di desaku, sudah menjadi kebiasaan untuk melakukan ziarah ke kuburan setelah melakukan shalat Ied. Orang akan tumpah ruah di jalanan menuju kuburan, termasuk keluarga kami. Setiap bertemu orang lain, kami pasti bersalaman dan bermaaf-maafan. Ibarat pepatah: Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sambil ziarah kubur, bisa bertemu tetangga satu desa untuk berlebaran. Walimatul Khitan Untuk Zaidan Sebagai rasa sayang pada cucu, bapak dan ibu saya menyelenggarakan walimatul khitan sederhana untuk Zaidan. Kebetulan, sepupu juga dikhitan di kampung halaman. Jadi, walimatul khitannya dilakukan berbarengan....

Pengalaman Mudik Ke Kota Kuda

Image
Tahukah saudara pembaca kota apa yang disebut dengan kota kuda? Ya, kota kuda adalah julukan bagi Kota Kuningan. Sebuah kota kecil di Jawa Barat yang hanya berjarak kurang lebih satu jam perjalanan dari Kota Cirebon. Kuda juga menjadi lambang kota ini. Konon, lambang kuda diambil dari kuda semberanu milik Dipati Ewangga, seorang panglima perang Kuningan. (Sumber gambar www.panoramio.com) Dari Jakarta ke Kuningan, bisa ditempuh dengan bis, kereta api, travel, bahkan (mungkin) pesawat. Yang terakhir saya sebut, belum pernah saya lakukan. Saya sebut demikian karena ada bandara kecil di Cirebon bernama Bandara Penggung. Entah apakah sudah dioperasikan untuk umum atau untuk pesawat khusus saja. Saya sendiri, sudah dua tahun ini menggunakan kereta api jika mudik ke Kuningan. Dari stasiun Gambir menuju stasiun Cirebon memakan waktu 3 jam. Dilanjutkan ke Kuningan memakai kendaraan umum/pribadi selama 1 jam. Sebelumnya, saya pernah menggunakan bis dan travel Jakarta-Kuningan. Perjalanan yan...

The Liebster Award: Dari Saya Untuk Kamu

Image
Saya mendapat estafet The Liebster Award dari Mak Arifah Abdul Majid . Terus terang saya tersanjung. Yang namanya award itu kan suatu penghargaan atas pencapaian seseorang. Liebster Award ini insyaAllah juga dapat menjadi suatu bentuk silaturahim sesama blogger . Saya terima estafet itu dan berharap dapat memenuhi syarat yang diajukan. Syarat-syarat dalam mengikuti The Liebster Award adalah: - Membuat postingan tentang award ini di blog. - Ucapkan terimakasih pada yang memberikanmu award dan sertakan back link ke blognya. - Share 11 hal mengenai dirimu. - Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepadamu. - Pilih 11 blogger yang menerima award darimu dan beri mereka 11 pertanyaan tentang hal yang ingin kamu ketahui dari mereka. Saya berterimakasih kepada mak Arifah Abdul Majid yang sudah memberikan award ini. Semoga tali silaturahim kita semakin erat, walau saat ini hanya melalui dunia maya. Inilah 11 hal tentang diri saya: 1. Saya adalah seorang istri 2. Saya adalah ...