Wednesday, October 5, 2016

3 Hal Yang Saya Lakukan Saat Anak Ujian

Minggu ini Za sedang menghadapi mid test (ujian Tengah semester). Momen ini bukan hanya ujian kesabaran buat anaknya, tapi juga untuk orangtuanya. Karena selalu ada tarik menarik antara anak dan orangtua. Anak inginnya main terus, dan orangtua ingin anaknya belajar agar nilainya bagus. Apalagi jika kedua orangtua memiliki cara yang berbeda dalam mendampingi anak belajar, suasana di rumah akan semakin tegang.

Za ini anak yang mudah diarahkan sih, insyaallah ya. Dia senang main, tapi juga mau belajar. “Mi, kakak takut nilai ujiannya jelek.” kata Za. Saya mengartikan ini sebagai pintu agar Za mau belajar. “Kalau gitu, kakak harus berusaha belajar buat mid test.” Kata saya.


3 Hal Yang Saya Lakukan Saat Anak Ujian

Za ini tipe anaknya yang harus ditemani saat belajar dan inginnya sambil diajak ngobrol. Dia mau baca sendiri sih materi pelajarannya, tapi lebih suka diajak berdiskusi karena mungkin lebih nyaman bagi dia dan lebih merasa didukung. 

Sering saya merasa repot saat harus melakukan hal lain bersamaan dengan waktu anak belajar. Misalnya saat mau memasak atau tulisan belum kelar, Za banyak ini dan itu dan minta ditemani belajar. Adiknya Za juga pencemburu. Melihat kakaknya asyik berdua sama uminya, dia mencari perhatian dengan naik ke pundak umi, nubruk-nubruk umi, dan bagusnya sih semalam malah minta dikasih soal tambah-tambahan, biar seperti kakaknya belajar menjelang ujian. 

Dalam mendampingi anak belajar, setidaknya saya melakukan 3 hal ini.

1. Delegasikan atau tunda pekerjaan rumah tangga

Ya, karena biasanya Za pengennya ditemani saat belajar untuk ujian, otomatis saya harus meluangkan waktu. Saya biasanya mendelegasikan beberapa pekerjaan rumah tangga agar saya tidak terlalu lelah dan waktu bisa dimanfaatkan untuk meenmani anak. Yang seringnya sih saya tak memasak dan memesan ke catering langganan. Hihi, alasan aja ya karena malas masak. Pekerjaan rumah tangga yang menguras tenaga lainnya juga saya tunda, misalnya menyetrika pakaian, sehingga tenaga dan waktu bisa diberikan untuk menemani anak belajar.

3 Hal Yang Saya Lakukan Saat Anak Ujian


2. Menyiapkan materi ujian.

Terus terang saya hanya membeli buku pelajaran sekolah tertentu saja. Tidak semua buku saya beli karena sekolah tidak mewajibkan. Materi pelajaran saya ambil dari soal-soal latihan yang diberikan dari sekolah. lalu saya membuat sendiri soal-soal latihan untuk Za belajar dengan melihat contoh soal-soal laltihan yang diberikan sekolah. 

Oh ya, saya juga punya satu buku berisi materi kelas 4 SD dan soal-soal latihannya. Buku ini saya temukan tak sengaja di Gramedia lalu saya beli untuk Za. Memang tidak sepenuhnya lengkap karena tiap buku materi ada saja perbedannya. Namun buku ini cukup membantu dalam belajar anak. Materi yang kurang, biasanya saya cari di internet.

3. Memberi motivasi dan doa

Ini yang lebih utama. Anak harus selalu dikasih motivasi agar ia semangat dalam belajar. Kalau Za, motivasi dari dirinya sendiri sudah ada karena dia tidak ingin nilai ujiannya jelek. Tinggal saya menambahkan bahwa kita harus berusaha semampu kita dan terus berdoa sama Allah SWT agar Dia memudahkan ujian. Doa orangtua pada anaknya juga adalah doa yang mustajab, akan dikabulkan Allah SWT jika dilakukan dengan sungguh-sungguhh.

8 comments :

  1. dan kalo aku ikut deg2 dan bahkan kadang lebih senewen dari anaknya hahahaha

    ReplyDelete
  2. ya hal yang paling deg2an saat anak2 ujian ya Emaknya. Malah lebih rempong dari pada anaknya yg cuek2 aja hahahaa

    ReplyDelete
  3. Sama mbak...anakku juga ujian. Kali ini tematik..,satu malem mesti review bbrp mapel jadinya... Ibunya ribut krn nggak paham2..si anak cuek aja...ini yang sering bikin gregetan.

    ReplyDelete
  4. Entahlah Mbak, saya tipe yang tenang-tenang saja. Untuk belajar, Mbak Nai lebih sering didampingi abinya. Jatah saya, ngurus adeknya biar nggak ganggu Mbaknya belajar :D

    ReplyDelete
  5. saya juga tipe yg tenang2 saja mba malahan terbilang cuek....mengingatkan anak saja dan banyak2 doain mereka ....

    ReplyDelete
  6. sama nih mba, anak saya juga kudu didampingin kalo belajar dan mau ujian

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...