Beberapa hari lalu, Zaidan –anak pertama saya yang berusia hampir 8 tahun- membuat sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan sekaligus membuat saya bersyukur. Ini dia pengakuan Zaidan: “Mi, waktu kakak kecil, kakak pernah ditinggal beli sayur sama mba. Waktu itu kakaknya lagi tidur. Terus kakak nangis. Sama tetangga, kakak diajak main dan dipinjami mainan.” Saya langsung memberondong Zaidan dengan berbagai pertanyaan. Mbak yang mana? Tetangga yang mana? Kejadiannya waktu kakak umur berapa? Sayang, Zaidan tidak ingat detailnya. Ayau, mungkin juga dia terkejut juga dengan reaksi saya. Bagaimana tidak terkejut. Saya taksir usia Zaidan sekitar usia 3-4 tahun. Karena usia 4 tahun-an saat Zaidan duduk di bangku TK, saya sudah tidak bekerja di luar rumah. Meniggalkan anak usia segitu, sendiri di rumah, tentu saja saya terkejut. Memang beli sayur tak lama, 5 atau 10 menit mungkin selesai kalau tidak antri. Tapi, bagaimana kalau dalam waktu 10 menit itu, ada orang yang punya kese...
Comments
Post a Comment
Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.