Waspada Anyang-anyangan Pada Anak

Suatu malam, saat anak pertama saya, Za, masih berusia sekitar 2-3 tahun ia pernah terserang demam tinggi, hampir mencapai 40 derajat! Kontan saja saya dan suami panik dan langsung melarikan anak ke dokter terdekat. Si kecil Za pun harus dirawat malam itu juga di rumah sakit.

Sedih banget saat melihat si kecil terbaring sakit dan harus disuntik untuk memasukkan selang infus. Bahkan tidak hanya sekali, melainkan beberapa kali karena urat nadi sulit ditemukan. Si kecil Za banyak menangis dan tidak mau jauh dari saya, sampai-sampai untuk mandi pun tak sempat. Apa yang dia rasakan, saya kurang faham karena dia belum bisa mendefinisikan dengan benar apa yang dirasakan. Rasanya ingin berganti peran saja, saya yang terbaring sakit.


Berbagai pemeriksaan dilakukan untuk mengetahu sakitnya si kecil. Hari demi hari, saya dan suami gelisah menanti hasil pemeriksaan dokter. Rasanya lama banget, kok dokter tidak segera memberikan hasil diagnose pemeriksaan. Dan setelah seminggu dirawat di rumah sakit, dokter baru memberikan hasil pemeriksaan. Beliau mengatakan bahwa Za menderita infeksi saluran kemih (ISK)!

Terus terang, rasanya saya tidak mau percaya perkataan dokter. Saya selama ini sudah berusaha yang terbaik menjaga dan merawat anak, serta memelihara kebersihan tubuhnya dan rumah kami. Saya sempat berburuk sangka sama dokter bahwa dokter kurang bisa memberikan hasil pemeriksaan terbaik.

waspada anyang-anyangan pada anak
Za saat nbatita ^^


Saya berfikir demam Za hanya karena akan terkena bisul. Beberapa hari setelah dirawat memang tumbuh bisul di paha Za, besar sekali. Seperti masyarakat kebanyakan, saya menganggap bisul adalah sakit yang biasa, tidak menyebabkan hal yang fatal dan tidak harus dirawat di rumah sakit.

Namun sekarang-sekarang setelah berlalu beberapa tahun, saya menyesali pemikiran saya yang menyepelekan ahli medis. Mereka tentu lebih banyak pengalaman dan ilmunya di bidang kesehatan daripada saya. Dengan semakin mudahnya saya kini mengakses informasi di internet, saya berubah fikiran. Mungkin memang benar Za terkena ISK, karena dalam sumber-sumber yang saya baca di internet memang demam merupakan salah satu gejala ISK. Bisul yang muncul kemudian, bisa jadi berkaitan dengan masalah kebersihan yang juga bisa menyebabkan ISK. Memang waktu di rumah sakit itu, Za tidak dipakaikan celana. Jadi kalau ngompol, air seni akan terkena kulit dan bisa memicu bakteri kalau saya tidak bersih mencucinya.

ISK juga dikenal dengan sebutan anyang-anyangan. Selain demam, gejalanya bisa berupa rasa ingin uang air kecil (BAK) tetapi urine yang dikeluarkan saat BAK hanya sedikit. Selain itu, pada anak yang terkena anyang-anyangan ketika mencoba mengeluarkan air seni akan merasakan seperti rasa terbakar pada kemaluannya. Perut juga teras sakit dan urine tampak keruh serta berbau menyengat. Pantas saja kalau Za nangis terus, karena rasa tak nyaman akibat sakit ISK ini.

Pada bayi baru lahir, gejala anyang-anyangan selain demam bisa berupa kuning berkepanjangan dan tidak mau menyusu. Sedangkan pada anak usia 1-2 tahun, gejalanya selain demam dan menangis terus adalah diare, muntah, susah makan, kemerahan di sekitar kemaluan, dan berat badannya tidak kunjung naik. Jadi buat ibu-ibu yang punya batita, bisa diperhatikan gejala-gejala tersebut untuk mewaspadai anyang-anyangan pada anak.

waspada anyang-anyangan pada anak
uricran.co.id

Penyebab utama anyang-anyangan pada anak yaitu bakteri E. Coli yang- berasal dari saluran cerna, dan bakteri lain yang kerap menginfeksi saluran cerna seperti Proteus Species, Aerobacter Aerogenes, bakteri chlamydia, dan sebgainya. Selain itu, ada juga faktor yang memicu timbulnya anyang-anyangan yaitu kelainan bawaan pada saluran kemih seperti fimosis, letak lubang kemih tida normal, adanya batu di saluran kemih, serta seringnya menahan pipis.

Jika tidak segera diobati, anyang-anyangan bisa menyebabkan radang ginjal. Wah, bahaya juga ya, karena dalam jangka waktu yang panjang radang ginjal bisa menyebabkan kerusakan fungsi ginjal. Dokter biasanya akan melakuan pemeriksaan urin dan pengobatan. Jika anak sangat sakit, dokter akan menyarankan untuk dirawat dan memberikan antibiotic lewat infus. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi ginjal dan saluran kemih, untuk mengetahu apakah ada kelainan anatomik atau kelainan fungsional yang mengganggu aliran urin.

Berikut ini adalah tips untuk mengatasi anyang-anyangan pada anak kita yang saya coba kumpulkan dari berbagai sumber.

  1. Banyak minum air putih dan hindari minuman diretik
Banyak minum air putih danpat mendorong bakteri keluar dari kandung kemih dan mengencerkan urin, sehingga mencegah anyang-anyangan berkembang biak. Sementara itu, minuman diretik adalah minuman yang memicu kerja ginjal sehingga meningkatkan produksi urine, misalnya minuma seperti kopi dan soda. Minuman seperti ini bisa mengiritasi kandung kemih dan menyebabkan anyang-anyangan. Padahal saya suka banget nih minum kopi. Sehari minimal harus minum secangkir kopi biar mata melek dan bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga tanpa disergap kantuk. Kalau anak-anak saya, Za dan Ra, memang jarang minum soda apalagi kopi, hanya teh manis memang cukup sering minta terutama kalau susu mereka sedang habis.

  1. Merendam kaki di air dingin
Ini cara mengatasi anyang-anyangan secara tradisional dan sudah dikenal secara turun temurun. Semakin dingin air yang digunakan akan semakin baik. Secara medis bagaimana mekanisme kerjanya, saya sendiri belum menemukan keterangannya.

  1. Perhatikan kebersihan
Saat melatih anak untuk menggunakan toilet, ajari juga untuk membersihkan organ kelaminnya dengan cara membasuhnya dari depan ke belakang. Pilihlah pakain yang nyaman untuk anak seperti bahan katun dan ganti secara rutin untuk mencegah berkembangnya bakteri. Termasuk untuk anak yang masih menggunakan diaper, gantilah diapernya secara rutin agar mencegah anyang-anyangan.

Anak seperti Za yang saat itu masih batita memang masih belum bisa menjaga sendiri kebersihan organ intimnya, maka saya sebagai orangtuanya yang memiliki peranan penting untuk hal tersebut. Tantangan untuk orangtua untuk menjaga kebersihan tubuh anak, karena anak pada usia tersebut banyak bergerak dan berkeringat sehingga harus sering diperhatikan kebersihannya.

  1. Menggunakan resep alami
Mencegah dan mengobati anyang-anyangan bisa dengan cara mengonsumsi buah cranberry yang kandungan vitamin C nya cukup tinggi. Jus cranberry diketahui efektif mencegah ISK karena memiliki antioksidan yang disebut proanthocyanidins yang dapat mencegah bakteri penyebab ISK. Antioksidan ini juga memiliki sifat anti adhesi yang membuat bakteri tidak akan mudah menempel pada saluran kemih, sehingga bisa mencegah bakteri menularkan infeksi. Selain itu, kandungan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin yang terdapat dalam cranberry terbukti ampuh melawan kanker.

Oh ya, awalnya cranberry digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit. Namun pada April 2004, lembaga pengawas makanan dan obat Perancis, AFSSA, mengijinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing. Hal tersebut dibuktikan oleh 4 uji klinis acak sempurna yang menyatakan jus cranberry bisa mengatasianyang-anyangan.

waspada anyang-anyangan pada anak
buah cranberry (uricran.co.id)


Masalahnya, cranberry yang mempunyai nama latin vaccinium oxycoccos ini adalah tumbuhan semak liar yang banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada. Jadi cukup sulit mendapatkannya di Indonesia. Untungnya sekarang ada ekstrak cranberry yang dijual kemasan yaitu Prive Uricran yang diproduksi oleh PT. Combiphar. Prive uricran tersedia dalam bentuk kapsul dan serbuk, sama-sama praktis kalau hendak dibawa bepergian karena kemasannya cukup mungil.

Anak-anak saya juga pernah mengonsumsi Prive uricran. Rasanya asam, manis, dan menyegarkan menurut saya. Untuk Ra yang berusia 5 tahunan, dia merasa terlalu asam jadi saya tambahkan airnya biar tidak terlalu asam. Kalau untuk Za yang sudah lebih besar, tidak masalah mengonsumsi Prive Uricran baik yang kapsul maupun yang serbuk.

Prive Uricran bisa kita dapatkan di apotik-apotik seerti Century, Kimia Farma, Guardian, Watson, dan sebagainya. Ada program Loyalty Gift juga nih buat yang belanja Prive Uricran. Jadi, kalau kita membeli prive uricran kita akan mendapatkan poin. Poin tersebut kita kumpulkan untuk nanti ditukar dengan hadiah seperti penggorengan, presto dan microwave. Makanya, struk belanja Prive Uricran jangan dibuang ya, siapa tahu kalau sudah terkumpul banyak bisa ditukar dengan salah satu hadiah tersebut.

Seperti kata pepatah, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Benar-benar deh, kalau mengingat saat Za terbaring di rumah sakit, saya tidak mau mengulanginya lagi. Saya sekarang bisa mencegah anyang-anyangan pada anak dengan memberi mereka Prive Uricran, dengan tetap berkonsultasi lebih dulu pada dokter anak dong.

waspada anyang-anyangan pada anak
jus cranberry yang menyegarkan untuk mengatasi anyang-anyangan :)

Prive Uricran juga tidak hanya dikonsumsi anak, saya pun ibunya harus mengonsumsi Prive Uricran mengingat fakta yang ada anyang-anyangan ini banyak diderita perempuan. Memang pada perempuan jarak antara saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (BAB) lebih dekat. Oleh karena itu, perempuan rentan mengalalami gangguan saluran kemih.

Informasi lebih lengkap tentang Prive Uricran, silahkan kunjungi websitenya. Mari kita jaga kesehatan anak kita supaya keceriaannya tidak hilang dengan mencegahnya dari anyang-anyangan. Semangat sehat!

Sumber referensi:

Uricran.co.id
http://perkembangan-bayisehat.blogspot.co.id/2013/06/anyang-anyangan-pada-anak.html



Comments

  1. Baru tau saya kak kalau uricran bisa dikonsumsi anak-anak, thanks infonya kak....

    ReplyDelete
  2. Sekarang sudah ada urican, semoga benar2 jadi solusi ya. Dan sehat selalu. Membantu, aku jadi tahu. Mudah-mudah bisa terus menjaga daripada mengobati :)

    ReplyDelete
  3. Si sulung sy pun pernah kena anyang anyangan saat umurnya 7 tahun

    ReplyDelete
  4. Aku juga suka minum Uri-Cran mbak. Rasanya enak dan manis pula. Padahal dulu saya kira rasanya pahit.

    ReplyDelete
  5. kasian kalau si kecil kena ISK ya

    ReplyDelete
  6. anakku sempat dulu anyang2an, sampe bawa ke dokter karena bingung pake obat apa, ternyata ada uricran ini bisa membantu yaa.. thanks infony mbak..

    ReplyDelete
  7. Tulisan yg bermanfaat. Sekarang sy makin perhatikan kebersihan moonlight biar g kena ISK.

    ReplyDelete
  8. kasian kalo anak-anak apalagi bayi kena anyang2an, rewel jadinya..

    ReplyDelete
  9. baru tahu kalau ayang anyang teras sakit di anak2

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Saya Sudah 2 Kali Operasi Caesar

Wirda Mansur, Anak Muda Inspiratif dan Nyentrik

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Telinga Yang (Seperti) Tersumbat

Agar Ayam Matang Tak Berdarah