Perang Melawan Kutu Rambut
Pagi itu sungguh cerah karena matahari bersinar hangat. Sambil menemani Ra main di halaman sekolah, saya ngobrol dengan salah satu gurunya Ra. Bu guru mengelus-elus kepala Ra sambil kita berbincang ini itu. TIba-tiba bu guru berkata sambil mengambil sesuatu dari rambut Ra, “Eh mi, ini Ra ada kutunya ya..” Saya pun buru-buru menengok kepala Ra. Ya Allaaah, begitu disibak, rambut Ra bagian bawah sekilas kelihatannya banyak ketombe padahal itu adalah kutu telur! Saya pun terkaget-kaget dan malu. Kok Ra bisa ada kutunya ya, padahal saya merasa sudah berusaha menjaga kebersihan tubuh dan rambutnya. Malu juga sama guru dan orangtua lain, merasa jadi orangtua yang kurang perhatian.