Wednesday, June 22, 2016

Tips Membuat Perencanaan untuk Si Kecil



Setiap orangtua memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap masa depan anaknya. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan, orangtua juga bisa memberi dampak yang signifikan pada pilihan karir anak nanti. Apakah sahabat Za dan Ra, sebagai ibu, sudah siap untuk membimbing anak menuju masa depannya?

Membuat rencana untuk Si Kecil memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, kita sebagai orangtua tentu ingin memiliki One Step Ahead Kids, anak yang berbakat dan bisa sukses di masa depannya. Anak-anak dari segala usia juga membutuhkan orangtuanya untuk dapat terlibat dengan tujuan hidup dan perwujudan cita-cita mereka.

Nah, berikut ini ada beberapa kondisi berpengaruh dan juga cara yang bisa membantu kita untuk merencanakan masa depan anak agar ia bisa menjadi one step ahead kids. Silahkan di simak baik-baik yaa. 

Tuesday, June 21, 2016

Menginap di Hotel Yang Ramah Anak di Bogor

Menginap di hotel? Siapa yang tidak mau. Tidur di kasur empuk, baju dicucikan, kamar dibereskan, ah..pokoknya serasa dimanjakan. Bagi saya yang sehari-hari megang cucian kotor dan beres-beres rumah, tentu saja rasanya surga dunia bisa menepi dari rutinitas walau sejenak.

Malam itu, saya lagi di kamar mandi saat telepon berbunyi. ternyata dari suami. Beberapa barang keperluan kerja suami tertinggal dan beliau meminta saya menyiapkannya dan membawanya ke sebuah hotel di Bogor. Beliau emang lagi ada urusan kerja beberapa hari di sana.

“Za udah libur kan? Ayo kalau mau nginep di sini sekalian!” Begitu ajak suami. Saat saya sampaikan sama Za dan Ra, keduanya langsung berteriak kegirangan. Pas banget momennya, kemarin adalah hari terakhir Za menjalani kegiatan di sekolah dan besoknya Za libur panjang sampai sehabis lebaran Idul Fitri. Emaknya juga butuh refreshing sejenak.

Thursday, June 9, 2016

Belanja dan Dapat Cashback, Hanya Ada di ShopBack!



Sudah menjadi kebiasaan di masyarakat kita kalau bulan Ramadan banyak berbelanja baik makanan atau pakaian. Pasar-pasar dan pusat belanja pasti penuh dengan pembeli. Semua orang ingin hidangan terbaik saat Ramadan, dan pakaian terbaik saat Lebaran.

Saya sendiri berusaha memberikan hidangan terbaik saat Ramadan. Es buah yang segar sudah merupakan yang terbaik bagi dua anak saya, Za dan Ra. Untunglah, mereka tak minta yang aneh-aneh dari ibunya yang kemampuan dan jam terbang masaknya masih sedikit.

Sampai saat ini, saya juga belum membeli pakaian Lebaran dan tidak merencanakan membeli pakaian baru buat sekeluarga. Pakaian saya dan anak-anak yang ada di rumah masih layak untuk dipakai. Terbayang deh kalau pergi ke pasar atau pusat belanja, pasti berdesakan. Hal yang sebisa mungkin saya hindari agar tidak lelah dan ibadah puasa saya maksimal. 

Tuesday, June 7, 2016

Tips Memilih Buku Anak



Mempunyai kebiasaan membaca adalah hal yang harus dimiliki pada saat anak masih kecil karena membaca itu banyak manfaatnya. Membaca bisa merangsang imajinasi anak, menambah pengetahuannya, membuatnya cinta ilmu, dan banyak manfaat lainnya. Maka dari itu bagi kita para orang tua, akan lebih bagus untuk mengajarkan anak untuk menyukai membaca pada saat usianya masih belia sehingga pada saat anak dewasa, kebiasaan ini akan selalu dilakukan oleh anak kita. 

Namun karena anak kita masih kecil dan belum paham akan memilih buku yang bagus maka peran kita di sini adalah dapat memilihkan buku yang bagus untuk anak kita. Memang memilih buku untuk anak adalah hal yang tidak mudah karena buku tersebut harus menarik agar membuat anak tidak merasa cepat bosan. Selain itu isi dari buku tersebut harus di tulis dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar anak kita paham apa maksud dari isi buku tersebut. Maka dari itu kita harus tahu apa saja tips memilih buku anak  (sponsored post, lihat halaman disclosure) agar kita tahu buku apa saja yang bagus untuk anak kita.

Friday, June 3, 2016

Kentang Arab Untuk Camilan Si Kecil

Sudah beberapa hari ini saya jarang masak dan sering membeli masakan jadi dari catering langganan. Kompor gas di rumah bermasalah, ketika diputar untuk api kecil malah padam. Jadi saya harus menggunakan api besar terus. Itu membuat saya sedikit banyak jadi kurang semangat memasak karena gas jadi boros dan masakan cepat hangus.

Enaknya beli masakan jadi, kita bisa menghemat tenaga dan melakukan tugas rumah tangga lain. Dapur juga gak berantakan. Tapi nggak enaknya ada juga, kita tak bisa menentukan rasa asin dan pedas sesuai dengan yang kita inginkan.  Apalagi, suami saya punya penyakit darah tinggi yang seekali bisa kambuh. Sedapat mungkin masakan di rumah harus rendah garam. Anak-anak juga gak bisa makan makanan pedas dari catering langganan. 

Agar semangat memasak kembali, saya ikut cooking class yang diadakan Sriboga EasyMix pada hari Kamis, 2 Juni kemarin. Saya berangkat dari rumah jam 8 pagi dengan naik commuter line (CL) menuju Stasiun Kebayoran. Wuih, Wuiiih, CL pagi hari puenuuuuh banget. Setelah naik gerbong wanita, saya memutuskan naik CL berikutnya karena gak dapat tempat duduk dan tak ada penumpang yang mengalah (Saya bawa Ra). Alhamdulillah, di CL berikutnya saya dapat tempat duduk dan alhasil datang ke lokasi cooking class terlambat 1 jam!!

Wednesday, June 1, 2016

Belajar Jadi Entrepreneur Lewat Kegiatan market Day di Sekolah

"Kakak ada acara market day di sekolah?" Tanya saya sama Za setelah membaca beberapa pesan di grup whatsapp orangtua dan guru sekolah Za. Ya, semua komunikasi guru dan orangtua sekarang paperless, tidak lewat buku komunikasi melainkan memanfaatkan teknologi yang hampir semua orangtua murid pakai yaitu whatsapp.

"Iya, kakak mau jual minuman ya mi!" Jawab Za dengan semangat. Maka sore hari sebelum esoknya Za berjualan, kami mendatangi minimarket untuk membeli beberapa minuman yang akan Za jual di market day.

Za memilih-milih minuman, saya pun menyarankan minuman yang sehat dan terjangkau harganya. Saya juga dengan percaya diri menyarankan Za membawa 20 lebih botol minuman berbagai merek untuk dijual, dengan pertimbangan calon pembelinya adalah kelas 4 sebanyak kurang lebih 120 orang. Sampai rumah, saya bantu Za menempelkan label harga di tiap botol lalu menyimpan botol-botol minuman di lemari. Saya juga menyampaikan beberapa pesan agar aktif menawarkan dagangannya pada calon pembeli.

Lalu, berhasilkah Za menjual semua dagangannya?

Thursday, May 26, 2016

Program “Your Baby Can Read” Membuat Belajar Jadi Menyenangkan



your baby can read

Sembilan tahun ke belakang..

“Diajak ngobrol dooong…” Kata ibu dan kakak saya yang melihat saya bengong melihat bayi merah Za. Sebagai ibu baru, saya masih bingung dan ‘kagok’ apa yang seharusnya dilakukan. Waktu itu, suami sudah membeli beberapa buku anak. Entah, mungkin saking senengnya akan memiliki anak lelaki, bayi merah Za pun sudah punya buku bacaan yang dibelikan ayahnya. 

Daripada bingung mau ngomong apa, akhirnya saya bacakan saja buku-buku itu pada si bayi. Setelah mandi pagi dan minum susu, kalau saya tidak pergi, saya bacakan dia beberapa buku sampai saya dan bayi Za lelah. Awalnya sih merasa seperti orang gila. Baca buku sendiri, merespon sendiri, ngomong sendiri. 

Eh, tapi lama-lama saya menyadari bayi Za merespon saya dengan bahasa bayinya seperti, “ah..eh..oh..” dan semacamnya. Ya ampuun, setelah menyadari hal itu, saya seneng banget dan semakin semangat membacakannya buku. Hal itu juga mendorong saya lebih kreatif untuk mengajaknya ngobrol.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...