Thursday, May 26, 2016

Program “Your Baby Can Read” Membuat Belajar Jadi Menyenangkan



your baby can read

Sembilan tahun ke belakang..

“Diajak ngobrol dooong…” Kata ibu dan kakak saya yang melihat saya bengong melihat bayi merah Za. Sebagai ibu baru, saya masih bingung dan ‘kagok’ apa yang seharusnya dilakukan. Waktu itu, suami sudah membeli beberapa buku anak. Entah, mungkin saking senengnya akan memiliki anak lelaki, bayi merah Za pun sudah punya buku bacaan yang dibelikan ayahnya. 

Daripada bingung mau ngomong apa, akhirnya saya bacakan saja buku-buku itu pada si bayi. Setelah mandi pagi dan minum susu, kalau saya tidak pergi, saya bacakan dia beberapa buku sampai saya dan bayi Za lelah. Awalnya sih merasa seperti orang gila. Baca buku sendiri, merespon sendiri, ngomong sendiri. 

Eh, tapi lama-lama saya menyadari bayi Za merespon saya dengan bahasa bayinya seperti, “ah..eh..oh..” dan semacamnya. Ya ampuun, setelah menyadari hal itu, saya seneng banget dan semakin semangat membacakannya buku. Hal itu juga mendorong saya lebih kreatif untuk mengajaknya ngobrol.

Thursday, May 19, 2016

Memilih Gendongan Untuk Si Buah Hati

gendongan bayi

Timang-timang, anakku sayang
Jangan menangis, bapak di sini
Timang-timang, anakku sayang
Jangan menangis, bunda bernyanyi

Lagu ini begitu popular saat pasangan artis yang mendendangkannya masih bersama. Mengingat lagu ini pasti dalam bayangan saya ada orangtua yang sedang menggendong anaknya. Duuuh, meni kangen, kangen punya bayi lagi hehe. Kalau lihat bayi-bayi menggemaskan pun suka terbersit untuk punya momongan lagi. Kode-kode unik pun sudah bermunculan. Misalnya kode yang ini.

Ini dikasihkan saja ya ke Mba Ita yang dulu kerja di rumah kita..?” Tanya saya sama suami ketika menanyakan beberapa barang tak terpakai di rumah seperti stroller, gendongan bayi, sepatu bayi, dan beberapa barang lainnya.

Nanti, siapa tahu punya bayi lagi.” Begitu jawab suami.

Tuesday, May 17, 2016

Tips Menyiasati Krisis Keuangan di Tanggal Tua

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.
mataharimall-kompetisi



Tanggal Tua selalu menjadi momok menakutkan bagi sebagian ibu rumah tangga, betul nggak? Yaah, gimana nggak serem, ibu-ibu harus terus menyiapkan makanan buat keluarganya, kalau perlu yang enak dan bergizi. Tapi, dompet sudah makin tipis bahkan bolong-bolong. Bisa jadi tanggal tua ditakuti tidak hanya ibu-ibu, tapi bapak-bapaknya juga karena istrinya mulai mengeluh ini itu seiring isi dompet untuk belanja semakin menipis. Anak-anaknya juga bête di tanggal tua? Jelas saja, uang jajan mereka jadi berkurang kan. Setidaknya, itu yang selalu saya wanti-wanti sama Za dan Ra saat tanggal tua, jajannya dikurangi dulu atau bahkan tidak jajan sama sekali, cukup makan saja di rumah.

Kalau dipikir-pikir, yang harus kita takuti itu sebenarnya ketidakmampuan kita mengelola keuangan keluarga dan menahan hasrat belanja. Tanggal muda dan tanggal tua sama saja, dalam satu hari ada 24 jam. Kita tidak usah menyalahkan waktu yang diciptakan Sang Pencipta.

Monday, May 16, 2016

Field Trip Ke Jendela Alam Bandung

Assalaamualaikum sahabat Za dan Ra..

Hari kamis Lalu, sekolah Ra mengadakan field trip ke Jendela Alam Bandung. Diperkirakan akan sampai ke rumah lagi malam hari, jadi Kakak Za ikut serta karena di rumah tak ada orang yang bisa jagain dia. Pengalaman kami di Jendela Alam Bandung sudah saya tuliskan di Blog Reservasi.com, silahkan kunjungi link ini http://blog.reservasi.com/jendela-alam-bandung/. Jangan lupa beri like dan comment, please...

Karena lagi belajar bikin video sederhana, saya buat juga videonya. Jangan lupa berkunjung yaa...

Wednesday, May 4, 2016

Kiat Praktis Memilih Fitur Kamera HP Terbaik


HP Oppo 
Kebutuhan masyarakat modern terhadap HP canggih memang semakin meningkat. Karena kini HP tak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bisa memudahkan aktivitas lainnya. Ingin mengirim email, mencatat ide penting, atau berfoto, semuanya bisa dilakukan dengan HP.

Urusan berfoto dengan HP tentu menjadi hal yang disukai hampir semua orang. Kita pun berusaha menemukan HP dengan kamera berkualitas. Supaya tidak keliru saat memilih kamera HP, yuk segera cermati beberapa kiat penting berikut ini :

Kenali Alergi Sejak Dini, Supaya Si Kecil Tetap Berprestasi



alergi pada anak

Sewaktu kecil, saya ini sering sekali sakit. Untungya sih, belum pernah sakit sampai harus dirawat di rumah sakit. Setiap kali demam, bapak membawa saya ke dokter langganan, namanya Pak Jojo. Ada juga yang menyebutnya Pak mantri. Kata bapak, asal sudah dibawa ke Pak Jojo, insyaallah tak lama kemudian saya bisa sembuh.

Saya juga punya masalah kulit yang cukup mengganggu, dari kecil bahkan kadang-kadang sampai sekarang pun masih. Entah apa menyebut jenis penyakit ini, yang jelas di telapak tangan saya muncul gelembung-gelembung berisi nanah. Amih (panggilan saya buat ibu) menusuk gelembung itu dengan jarum agar nanah dan darah keluar, lalu mengolesi tangan saya dengan salep. Untuk beberapa saat saya tak bisa main dan hanya jongkok dengan tangan menengadah, sambil menonton anak-anak yang mau pergi ke sekolah (saat itu saya belum sekolah).

Saat usia SD sampai SMP, kulit muka saya diantara mata dan telinga sering lecet dan gatal. Kata bapak, saya alergi logam. Saya memang sudah memakai kacamata sejak kelas 4 SD. Bapak seringkali membelikan saya kacamata berbahan logam tertentu, mungkin kacamata berbahan plastik saat itu masih jarang di toko kacamata di kota kecil tempat saya tinggal. Saya suka melapisi bagian logam dengan selotip atau tissue supaya tidak menyentuh kulit langsung. Kalau sudah lecet dan gatal, saya lepas kacamatan sebentar untuk diolesi salep. Hal itu terus terjadi dan berkurang saat masa SMP.

Monday, May 2, 2016

Ingin Si Kecil Cerdas dan Sehat, Ini Rahasianya!


anak cerdas dan sehat

Tahukah sahabat Za dan Ra, bahwa Indonesia merupakan kontributor besar dunia untuk masalah kurang gizi yang menyebabkan sekitar 8,8 juta anak Indonesia mengalami stunting (tubuh pendek). Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 mencatat angka kejadian stunting nasional mencapai 37,2 persen. Angka ini meningkat dari tahun 2010 sebesar 35,6 persen.  

Menurut Ahli Gizi UGM, Prof.dr. Hamam Hadi, M.S.,Sc.,Sp.GK., permasalahan gizi tersebut banyak terjadi di wilayah Indonesia timur dan disebabkan karena selama hamil ibu kurang mengonsumsi makanan bergizi. Kurangnya pemahaman ibu, kemiskinan dan kesalahan pola asuh memperburuk masalah ini.

Kurangnya asupan gizi di masa janin sampai bayi usia 2 tahun, selain menyebabkan stunting juga mempengaruhi masalah lainnya. Berdasarkan data yang dilansir dalam Jurnal Lancet tahun 2013, sebanyak 44,7% kematian bayi disebabkan karena berat bayi lahir rendah (BBLR), kegagalan pemberian ASI, kurus, dan kekurangan gizi seperti vitamin A dan mineral Zink. Pertumbuhan anak saat dewasapun  menjadi tidak maksimal. Kemampuan kognitif yang terhambat pada anak kurang gizi menyebabkan produktivitas ekonomi mereka menurun sehingga berdampak pada perekonomian nasional! Bahkan Kecerdasan anak sangat erat kaitannya dengan asupan gizi. Seorang anak yang mengalami gangguan akibat kekurangan iodium akan mengalami kehilangan kecerdasan sebesar 10-50 IQ poin.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...