Posts

Showing posts with the label mimpi

Petualangan Mimpi Bersama Bee White

Image
Kemarin, hari Rabu tanggal 18 Desember 2016, kakak Za dan teman-teman dari sekolahnya di SDIT Auliya Bintaro mengadakan kegiatan di kampus UI dengan dipandu oleh Bee White Management. Bee White merupakan lembaga training yang menghadirkan program-program pengembangan diri anak, remaja, guru dan orang tua yang dikemas dengan konsep multimetode, multimedia dan multiaksi. Didirikan tahun 2009, lembaga ini menerapkan metode 4F dalam berbagai pelatihannya yaitu Fun, Friendly, Focus, Fresh.

Belajar Menyetir Mobil Menggunakan Toyota Rush di Jalan Raya

Image
Gadis kelas 6 SD itu menaiki sepedanya di depan rumah. Goyang kiri, goyang kanan. Namun dia antusias dan terus melaju. Ia termasuk telat belajar sepeda. Saat teman-temannya sudah melaju kencang dengan sepeda roda duanya, ia masih goyang-goyang seperti bebek. “Aduh, aduh, udah-udah nanti jatuh.” Ibunya dengan wajah cemas menyuruhnya turun dan berhenti naik sepeda. Ibunya tidak ingin melihat satu-satunya anak perempuannya terluka. Dengan sedikit kecewa gadis kecil itu pun turun dari sepedanya. Sejak saat itu tak ada keinginan dalam hatinya untuk belajar berkendara, baik sepeda maupun sepeda motor. Gadis kecil itu kini sudah menjelma menjadi wanita dewasa. Ia sudah menikah dan mempunyai dua anak. Setiap hari, ia mengantar dan menjemput anaknya ke sekolah dengan menaiki angkot. Setelah anak kedua lahir, anak pertamanya harus naik mobil jemputan ke sekolah. Mahal memang, dan tiap tahun biaya antar jemput naik, tapi apa boleh buat. Wanita itu ingin anaknya tak kepanasan dan ke...

Mimpi-mimpiku

Setiap anak punya mimpi dan biasanya berubah-ubah. Aku tak ingat berapa banysk mimpiku saat kecil. Yang aku ingat aku pernah punya impian untuk menjadi seorang superhero saat besar nanti. Hah? Gak salah? Hehe, tidak. Dua kakakku laki-laki, adikku juga laki-laki. Tontonan mereka ya tentu saja kartun superhero. Aku suka ikut nonton. Wah sepertinya seru juga ya jadi superhero, menyelamatkan banyak orang dan dielu-elukan. Seiring waktu mimpiku berubah. Aku kemudian punya impian untuk mempunyai suami seperti ayahku. Hah suami? Kecil-kecil mikirnya suami. Entahlah aku juga tidak tahu pikiran darimana itu. Yang jelas diam-diam aku mengagumi ayahku. Ayah suka memeluk ibu lalu ibu berusaha melepas pelukan ayah sambil tertawa. Kami anak-anak yang melihat adegan itu terkikik-kikik. Tidak tahu ya, lucu saja melihatnya. Ayah juga bercerita tentang keheroikannya saat muda. Saat harus menempuh jarak jauh ke sekolah dengan jalan kaki. Saat harus meninju seorang pemuda untuk membela diri. Dan rasanya...