Posts

Buku Aktivitas Petualangan Boci

Image
Pada tulisan sebelumnya, saya pernah menulis tentang sebuah aplikasi menyenangkan bagi anak usia 2-6 tahun. Namanya Petualangan Boci . Ternyata, selain aplikasi mobile yang seru, Boci juga punya buku aktivitas yang menyenangkan buat anak. Buku aktivitas Boci terdiri dari buku mewarnai, buku permainan, stiker, dan membuat tokoh Boci dan teman-teman dari kertas. Dalam buku permainan terdapat banyak permainan dari yang mudah sampai sulit –buat Raissa yang masih 4 tahun kurang-. Misalnya menelusuri jalan, menebalkan dan menyambungkan titip. Memang cocok untuk Raissa yang baru saja masuk TK A.

Binahong di Kebun Bapak

Image
Sewaktu baru pindah rumah ke area Bintaro, bapak dan ibu memberi saya beberapa tanaman. Ibu memberi beberapa tanaman hias untuk dipajang di teras, sementara bapak memberi tanaman obat bernama binahong.  Saat itu, bapak dengan panjang lebar menceritakan manfaat binahong. Saya hanya menjawab “ya, ya” saja. Ibu juga memberi bekal pupuk buatan untuk tanaman-tanaman yang ia beri. Namun sayang, saya tak telaten merawat tanaman pemberian mereka. Satu persatu tanaman-tanaman itu mati dan kini tinggal satu pot tanaman hias yang tersisa.  Duh, maaf ya pak, bu. Waktu saya saat ini memang lebih banyak mengurus keluarga dan mengembangkan hobi menulis. Ingin juga sih bertanam di pot di teras rumah. Namun sepertinya harus lebih banyak lagi ilmu bertanam yang saya pelajari supaya saya bisa merawat tanaman yang saya tanam. Berbeda dengan bapak yang sudah pensiun, beliau sudah punya banyak waktu luang sekarang dan bertanam memang hobi beliau.

Hati-hati Beraktivitas di Dapur Bersama Buah Hati

Image
Minggu siang kemarin, saya sedang menggoreng ikan lele di dapur sambil mengiris bawang. Tiba-tiba, terdegngar bunyi yang sangat keras disertai dengan sebuah benda berwarna hitam melayang ke arah saya. Saya yang posisinya   waktu itu menyamping, tidak menghadap kompor, spontan mengangkat tangan dan melindungi wajah sambil berteriak. Ternyata, pegangan wajan terlepas dengan cara melayang disertai butiran kotoran berwarna hitam dari kerak di bawah wajan. Kotoran hitam berhambur di sekitar wajan dan lantai. Segera saya matikan kompor. Insiden ini tidak menyakitkan sama sekali, tapi cukup mengejutkan. Bagaimana kalau yang terjadi lebih dari itu, minyak yang menyembur atau gas yang meledak. A’udzubillah.

Naik Kendaraan Umum dari Bintaro ke TMII Bersama Buah Hati

Image
Entah kenapa ya, setelah punya anak jadi sedikit paranoid kalau naik kendaraan umum bersama anak (tanpa pasangan). Kalau bapaknya anak-anak ikut, sudah jelas ada yang bantu gendong dan menenangkan anak-anak kalau mereka rewel di tempat umum. Berdesakan di kendaraan umum pun tak masalah karena ada partner yang saling menjaga.  Tapi kalau sendiri, dengan membawa anak-anak yang salah satunya balita, jadi sedikit drama buat saya kalau naik kendaraan umum dengan jarak yang lumayan jauh. Mendengar cerita suami yang pernah dicopet di kendaraan umum, saya jadi khawatir juga. Khawatir dicopet, khawatir dihipnotis, khawatir ini dan itu. Tapi, dalam keadaan terpaksa, naik kendaraan umum dengan buah hati bisa dilakukan juga ternyata. Contohnya, saat saya harus menyusul suami yang lagi dinas di Bandung. Saya membawa dua anak ke luar kota dengan memakai jasa mobil travel. Ceritanya ada di sini .

Bumi Perkemahan Palutungan, Ramai Saat Libur Lebaran

Image
Setelah berlebaran di rumah mama mertua, saya memutuskan untuk mengunjungi orangtua saya juga. Selain mereka juga masih kangen cucu (sebelum Ramadhan saya juga sempat mengunjungi orangtua), anak-anak juga masih libur sekolah. Senin, 20 Juli lalu, bersama rombongan keluarga kakak, saya dan anak-anak mengunjungi salah satu tempat wisata di kota kelahiran kami di Kuningan. Namanya Bumi Perkemahan Palutungan. Palutungan merupakan sebuah kawasan hutan dan air terjun yang terletak di kaki gunung Ceremai tepatnya di Kecamatan Cigugur yang berjarak ± 10 km dari pusat kota Kuningan. Sepanjang jalan menuju Palutungan terlihat pemandangan khas berupa: sawah-sawah dan kebun yang menghijau, karung-karung bertumpuk berisi kotoran hewan untuk pupuk atau berisi sayuran yang baru dipanen, serta orang-orang yang menggendendong tas ransel besar yang hendak mendaki Gunung Ciremai.

Warna Warni Kemenangan di Hari Raya Idul Fitri

Image
Selama bulan Ramadhan, umat Islam harus menahan diri dari makan dan minum di siang hari. Berpuasa di bulan Ramadhan bertujuan mencapai gelar takwa sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran. “ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa ” (QS. Al Baqarah: 183) Setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan, seluruh umat Islam akan merayakan hari raya Idul Fitri. Idul Fitri pada hakikatnya adalah perayaan kemenangan bagi umat Islam atas usahanya melawan musuh terbesarnya, yaitu hawa nafsunya sendiri. Sudah menjadi tradisi di masyarakat kita untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan berbagai hal seperti pulang kampung, makan ketupat, dan berkumpul dengan keluarga besar. Begitu juga saya sekeluarga. Tahun ini saya sekeluarga merayakan hari kemenangan dengan diwarnai berbagai hal seru seperti:

Resolusi Keuangan Untuk Lebaran

Image
Di Bulan Ramadhan –yang sebentar lagi akan berakhir, hiks-, seharusnya kita bisa berhemat. Di siang hari kita berpuasa, otomatis pengeluaran untuk makan siang tak ada. Tetapi, seringkali yang terjadi sebaliknya. Setidaknya ini terjadi pada saya. Harga barang kebutuhan pokok yang meningkat selama Ramadhan membuat pengeluaran tetap banyak, padahal yang dibeli tidak jauh berbeda dengan hari selain Ramadhan. Sedihnya lagi, seringkali makanan yang dimasak terbuang karena perut sudah terlalu kenyang saat berbuka. Selain pengeluaran untuk bahan pokok yang menjadi mahal, pengeluaran selama Ramadhan juga bertambah karena saya harus mengeluarkan uang Tunjangan Hari Raya (THR). Hari Raya belum datang, tapi saya sudah mengeluarkan THR untuk 4 pihak: satpam dan petugas kebersihan di komplek perumahan, guru-guru di sekolah dua anak saya, dan tukang pijat langganan yang tak terduga datang ke rumah minta THR.