Bermain Ular Tangga, Mengenal Lebih Dekat Aku dan Kamu



“Hari Minggu, harinya main sama anak”


Tiba-tiba adik Ra suatu saat berkata demikian, dan saya agak terpana gitu. Darimana dia dapat kata-kata seperti itu. Lalu setelah itu saya baru menyadari bahwa ia mendapatkan kata-kata itu dari tas merah berisi ular tangga yang merupakan hadiah saat kita membeli makanan paket berempat di Restoran McD. Hari Sabtu kemarin kita sekeluarga memang habis mencari buku di Toko Buku Gramedia dan kelaparan setelah keliling-keliling toko, lalu pulangnya mampir ke McD.


Yeay, nambah lagi deh permainan di rumah. Permainan yang membutuhkan pemain lebih dari satu orang ini bisa digunakan oleh semua anggota keluarga, jadi bisa lebih mempererat anggota keluarga. Selain itu juga, permainan yang membutuhkan gerak dan menstimulasi otak untuk berfikir ini bisa mengurangi jam main gadgetnya anak-anak. Sebelumnya, kita sudah punya permainan kartu UNO yang juga bisa digunakan oleh lebih dari satu orang. Tapi ya gitu deh, namanya anak-anak suka bosan. Awalnya saja semangat main kartu UNO, sekarang kalau diajak main kartu UNO bilangnya bosan :(

Permainan ular tangga hadiah dari McD ini karena lumayan tebal, jadi tidak mudah sobek atau terlipat seperti yang kita punya sebelumnya. Warnanya juga cerah ceria yaitu didominasi warna merah yang mencolok. Sebagaimana  kita tahu bahwa menurut ilmu psikologi, warna merah itu melambangkan semangat yang tinggi. Jadi, semangat dong mainnya, jangan lupa selipkan nasehat-nasehat saat main. Karena saat main anak biasanya senang, dan saat senang semua hal bisa diterima dengan mudah oleh otak.

ular tangga


Uniknya lagi, pada kotak-kotak di permainan ular tangga ini –selain ada tangga untuk naik dan tali untuk urun- juga ada pertanyaan dan perintah yang harus dilakukan pemainnya, yang bisa membuat sesama pemain jadi lebih saling mengenal lebih dekat. Misalnya nih ya, pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

Ceritakan liburan yang paling berkesan?

Saat mendapati pertanyaan ini, kakak Za menjawab bahwa liburan yang berkesan yaitu saat ikut ayah menginap di hotel dan bermain game di area main hotel tersebut, juga saat main ke rumah teman dekatnya. Jawabannya itu semakin meyakinkan saya bahwa kakak senang banget kalau berkumpul dan bermain dengan teman. Ini tentu saja sesuatu yang positif dan saya berharap teman-teman bisa mempengaruhi dalam kebaikan. Kakak juga berminat pada hal yang berbau teknologi digital. Kalau ditanya, cita-citanya ingin jadi pembuat animasi. Bagaimana tidak terpapar teknologi, setiap hari melihat ayah ibunya di depan laptop. Pekerjaan ayahnya berhubungan dengan teknologi, ibunya kadang-kadang harus menulis dan berhubungan dengan media sosial karena pekerjaan freelance-nya. Yah, apapun minat kakak, semoga tetap dalam koridor agama. Amiin.

Apa yang kamu suka dari orang di depanmu?

Jawaban kakak Za, yang dia suka dari saya adalah ketika saya membuatkan susu untuknya saat bangun tidur. Jawaban adik Ra, yang ia suka dari saya adalah ketika saya tersenyum dan tidak marah-marah. Oooh, baiklah. Semoga umi sehat lahir batin sehingga tidak lupa untuk membuatkan susu untuk kakak, dan bisa senyum terus untuk Ra :)

Apa yang kurang kamu suka dari orang di depanmu?

Jawaban kakak, ia tak suka kalau saya cerewet saat membangunkannya di pagi hari saat hendak ke sekolah. Dan jawaban adik Ra, ia tak suka kalau saya marah-marah. Haduuuh, maaf ya anak-anakku. Soalnya umi tidak mau kakak terlambat ke sekolah. Yah, inilah resikonya kalau sekolah di lembaga tertentu, kita harus mengikuti aturan jam masuk sekolah tersebut. Namun itu juga membuat kita disiplin untuk segera bangun, sholat Subuh dan bersiap ke sekolah. Tenang saja, hari Sabtu dan Minggu kita punya waktu yang lebih rileks. Semua ada waktunya, nak.

Sebutkan hal apa yang paling kamu takutkan?

Kata kakak Za, ia takut akan kiamat. Sedangkan Adik Ra takut sama Allah SWT. Ketika saya Tanya kenapa takut sama Allah, jawabnya adalah nanti kalau nakal disentil. Yah, senakal apapun manusia, Allah SWT memberikan semua kebutuhan manusia di dunia ini. Jadi, sebaiknya kita melihat semuanya dari sudut pandang cinta. Allah mencintai kita, manusia, maka kita juga sebaiknya mencintai-Nya dengan melakukan apa yang Allah suka. Sholat tepat waktu, misalnya.

Dan ada beberapa pertanyaan lainnya.

Ular tangga bisa jadi ide permainan buat akhir pekan nanti nih, bu..pak. Tidak perlu membeli atau menunggu hadiah dari restoran, kita bisa buat dari kertas atau kardus bekas untuk papan ular tangganya. Pertanyaan di kotak-kotak ular tangganya bisa kita buat sesuai kebutuhan kita. Misalnya pertanyaan yang berhubungan dengan pelajaran sekolah, sehingga anak tidak merasa sedang belajar. Selamat berkreasi dengan anak!

Comments

  1. Aku suka banget nih main uler tangga ini mbak. Dari masih Kecil hehehe. Cuma skrg udah punya anak belum pernah lain lagi.. Kapan2 mau coba beli lagi ah.. Biar nostalgia masa Kecil

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu kalo beli di abang tukang mainan ya :D

      Delete
  2. wah keren, mbak permainannya. bisa membuat anak terbuka sama orang tua ya

    ReplyDelete
  3. Seru yaa ... bisa bermain sama anak. Bisa membangun bonding time nih ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba jadinya ngajak main terus tapi.. ><

      Delete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Saya Sudah 2 Kali Operasi Caesar

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Wirda Mansur, Anak Muda Inspiratif dan Nyentrik

Agar Ayam Matang Tak Berdarah

Telinga Yang (Seperti) Tersumbat