Olahraga Bersama Anak, Kenapa Tidak?


Olahraga? Mm, saya termasuk yang jarang olahraga loh. Saya merasa, kegiatan saya mengurus keluarga dan rumah pun sudah menguras tenaga dan pikiran, sehingga saya merasa tidak perlu lagi olahraga. Padahal, belum tentu aktivitas fisik yang saya kerjakan tersebut bisa membuat jasmani dan rohani saya sehat, karena itulah tujuan olahraga menurut saya, agar sehat jasmani dan rohani.
Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan berita tentang tante sorang artis yang awet muda bernama Puspa Dewi. Di usianya yang ke-50, Tante Puspa Dewi terlihat jauh lebih muda dari usia sebenarnya. Ternyata salah satu rahasia awet mudanya adalah olahraga dengan teratur. Tuh, olahraga teratur ternyata bisa membuat awet muda juga.

olahraga dengan anak
(solusisehatku.com)

Tapi, walaupun jarang olahraga (terutama yang mengharuskan keluar rumah meninggalkan anak-anak), bukan berarti saya tidak suka olahraga dan tidak merasa perlu berolahraga. Saya sadar olahraga banyak manfaatnya untuk tubuh dan jiwa. Oleh karena itu, ketika ada kesempatan saya juga kadang-kadang berolahraga bersama anak-anak saya. Tentunya olahraga yang memang bisa dilakukan bareng anak, seperti:
  • Lari
Lari? Wow, ini sih memang pekerjaannya si kecil, iya nggak ibu-ibu hehe? Daripada mengejar anak yang lari tidak jelas kesana kemari, mendingan ya udah kita ikut lari dengan niat berolahraga. Lari juga olahraga yang murah karena tidak memerlukan alat dan tempat khusus.
  • Bulutangkis
Dari kecil, saya suka sekali bermain bulutangkis. Saya sering melakukannya di Gelanggang Olah Raga (GOR) balai desa bersama warga desa lain. Namun karena semakin banyak yang menggunakan GOR, saya tidak meneruskannya secara rutin sampai dewasa. Sampai saat ini saya senang bermain bulutangkis walaupun tidak mahir, hanya bisa melempar dan menangkis kok. Dan biasanya si sulung yang jadi partner saya. Awalnya, dia belum mahir melempar dan menangkis kok. Namun saya yakin, lama kelamaan dia akan mahir jika rutin bermain.
olahraga dengan anak

  • Berenang
Saya  suka menemani dua anak saya saat mereka berenang karena mereka belum terlalu mahir berenang, terutama adik Ra. Berenang sangat bagus untuk anak karena semua otot tubuh terlatih. Hanya memang berenang memerlukan budget khusus untuk biaya masuk kolam renang umum dan membeli baju khusus untuk berenang.
  • Bersepeda
Saya sebenarnya tidak pandai bersepeda. Jadi, ketika anak-anak naik sepeda, saya mengekor di belakang mereka sambil menyemangati hehe. Asyik nih jika bisa bersepeda bersama anak-anak, sudah ada di bayangan saya. Hanya saja, belajar bersepeda di usia yang tak lagi muda cukup sulit buat saya.
  • Olahraga ringan di dalam rumah
Kalau sedang tidak sempat keluar rumah, saya melakukan berbagai ringan bersama anak di rumah. Manfaatkan musik dari kartun yang sedang ditonton anak untuk mengiringi gerakan kita, pasti anak suka dan tambah semangat olahraganya. Kadang-kadang, lebih banyak tertawanya. Tapi nggak apa-apa, kan katanya tertawa itu sehat. Asal jangan tertawa sendirian saja hehe.

olahraga dengan anak

Saat olahraga bersama anak, pakailah baju olahraga yang tepat agar olahraga terasa nyaman. Pilihlah pakaian yang tidak terlalu ketat di bagian sendi-sendi, sehingga pergerakan kita tidak terganggu akibat pakaian yang sempit. Baju yang terlalu ketat juga berisiko mengganggu aliran darah. Gunakanlah pakaian sesuai dengan bentuk olahraga yang dilakukan. Hindari memakai celana panjang saat bersepeda untuk meminimalkan risiko celana menyangkut pada pedal. Pastikan juga memilih sepatu sesuai dengan olahraga yang dilakukan. Pemilihan sepatu yang tepat penting guna melindungi kaki dari cedera dan meningkatkan kinerja saat berolahraga.
Baju olahraga yang sesuai bisa didapatkan dengan mudah di berbagai toko pakaian biasa, toko khusus alat olahraga, dan toko-toko online. Biasanya, baju olahraga untuk pria dan anak-anak tidak terlalu sulit didapat. Berbeda dengan baju olahraga untuk wanita berhijab seperti saya, dulu saya kesulitan mendapatkannya. Tapi sekarang, baju olahraga untuk wanita berhijab juga sudah mudah didapat karena semakin banyaknya permintaan pasar akan kebutuhan baju olahraga untuk wanita berhijab.
Bagaimana dengan anda, sahabat Za dan Ra? Olahraga seperti apa yang biasanya dilakukan dengan anak? Share yuk, biar jadi inspirasi buat saya saat akan berolahraga dengan anak.

Comments

  1. Klo saya olahraganya dengan anak adalah jalan kaki mba. Soalnya anaknya masih 1y8m. Jalan kaki klo mu belanja ke warung atau jalan2 sore keliling komplek 😃

    ReplyDelete
  2. kalau saya olahraga lari, lari pagi bersama anak menyenangkan banget

    ReplyDelete
  3. Saya kadang lari bareng, kalau berenang sih jarang hehe saya paling liatin aja kalau neng lagi berenang

    ReplyDelete
  4. olah raga bersama anak bisa bikin bonding antar ortu dan anak, serta bisa jd sarana rekreasi tanpa keluar banyak biaya :D

    ReplyDelete
  5. Sama nih, pingin olahraga tapi mager juga selain masih ngurusi anak. Selama ini olahraganya terpaksa aja karena ngikutin anak hihihi..

    ReplyDelete
  6. Kalo diet saya masih mampu. Kalau olahraga kok rasanya maleeeees banget. Padahal tau kalau banyak manfaatnya... Uuuuh

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Saya Sudah 2 Kali Operasi Caesar

Wirda Mansur, Anak Muda Inspiratif dan Nyentrik

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Telinga Yang (Seperti) Tersumbat

Agar Ayam Matang Tak Berdarah