Masak Instan Bisa Tetap Sehat Juga Loh!



Biasanya, saat weekend atau akhir pekan saya lebih banyak menghabiskan waktu di dapur. Semua orang, suami dan dua anak saya, sedang ada di rumah (jika kita tidak pergi kemana-mana). Saya tentunya harus menyiapkan menu makan utama dan camilan buat mereka jika memutuskan menghabiskan akhir pekan di rumah saja. 

Sudah dipastikan, minimal 3 kali saya berkutat di dapur saat menyiapkan makan pagi, siang, dan malam. Jika saya emmbuat lebih dari satu menu, bisa lebih dari setengah jam saya di dapur untuk memasak. Belum termasuk menyiapkan dan membersihkan kekacauan setelah memasak. Saya sampai berkelakar pada diri sendiri saking sebalnya saya terlalu lama di dapur, “Duh, saya seperti hidup di dapur saja!”

masakan instan memang enak, murah, dan praktis. Tapi jangan terlalu sering ya.

Masak instan adalah hal yang paling saya suka, karena saya bisa memanfaatkan waktu untuk hal lain yang saya suka. Memasak juga adalah kegiatan yang saya suka sih, apalagi kalau hasil masakan kita disantap keluarga rasanya bahagia dan ingin masak lagi dan lagi. Tapi namanya manusia, ada kalanya memasak jadi membosankan, malas, ingin istirahat, atau ingin mencoba kegiatan lain agar lebih fresh. 

Kalau suami dan anak-anak sedang tidak ada di rumah karena bekerja dan sekolah, kadang-kadang saya masak yang instan saja untuk diri sendiri. Yang penting lapar hilang, sudah cukup bagi saya. Biasanya masakan instan saya berupa mie instan, bubur instan, telur ceplok, nasi campur abon, nasi campur kecap dan kerupuk, dan sejenisnya.

Tetapi buat suami dan anak-anak saya, Za dan Ra, saya mengusahakan yang terbaik buat mereka dengan membatasi makanan instan. Saya sering mendengar kalau masak makanan instan tidak baik bagi kesehatan jika terlalu sering. Makanya, saya mengupayakan asupan nutrisi Za dan Ra terpenuhi dengan berbagai makanan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan, sehingga mereka tak mudah sakit. Anak-anak kalau sudah sakit, akan merepotkan dan membuat hati sedih. Suami juga kalau sakit tidak bisa mencari nafkah. Saya kalau sakit, bisa istirahat di rumah dan tugas memasak bisa didelegasikan ke catering langganan.

helsio automatic cookware
Tapi, dipikir-pikir, salah sih pendapat ini. Semua anggota keluarga seharusnya tidak boleh sakit biar masing-masing bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Mm, pengalaman yang sudah-sudah, sakit itu tidak enak walaupun bisa istirahat di rumah. Pekerjaan tidak maksimal dilakukan dan yang pasti keluar banyak uang untuk biaya pengobatan.

Baru-baru ini, saya lihat di internet ada alat masak yang bisa memasak makanan secara instan namun tetap sehat. Wah, mau banget punya alat seperti ini supaya tugas memasak saya di rumah menjadi ringan. Nama alatnya Helsio Automatic Cookware. Masaknya otomatis, kalau kita buru-buru mau pergi kerja bisa ditinggal sehingga ketika pulang masakan sudah jadi. Dengan menu pengaturan memasak yang dapat mengatur suhu setelah memasak dan otomatis mengganti ke mode penghangatan, kita bisa memasak dengan waktu yang diinginkan dan alat ini menjaga kualitas makanan hingga 12 jam.

Helsio Automatic Cookware dilengkapi unit pengaduk dengan 330 pola berbeda serta dengan sensor pengaturan suhu yang dapat menyesuaikan suhu bahkan sebelum memasak agar makanan bebas dari bakteri. Sistem sirkulasi uap Helsio Automatic Cookware memasak makanan tanpa air dan menggunakan kelembaban alami, sehingga kita bisa menikmati lebih banyak rasa asli dari bahan-bahan makanan yang digunakan. Yeay, jadi bisa hemat air juga ya. Makanan pun tetap lezat dan juga sehat pastinya.

helsio automatic cookware

Helsio Automatic Cookware dilengkapi dengan pengaturan pemanas otomatis oleh sensor ganda. Sensor uap mengatur agar uap tidak tumpah keluar saat masakan matang dan temperatur sensor mengatur suhu otomatis pada saat memasak. Bisa dipastikan dapur bisa tetap bersih karena tidak ada tumpahan dimana-mana. Tidak perlu ada kekacauan di dapur bila memasak dengan alat keren ini.
Ini dia spesifikasi Helsio Automatic Cookware yang bisa kita pertimbangkan ketika akan membeli alat ini.

Power Source    
220V 50Hz
Power Consumption
800 Watt
Capacity
2.4 Liter
Temperature
35 - 90 degree celcius
Max. Preset Time
12 jam
Dimension
395 x 305 x 240
Weight
6.4 kg
Cord Cable
1.6 m
Menu
115

Masakan apa aja ya yang bisa menggunakan Helsio Automatic Cookware? Asal tahu resepnya, rasanya semua jenis masakan bisa memakai alat ini. Saya juga tertarik pada salah satu resep di media social Sharp Indonesia yang menggunakan Helsio Automatic Cookware, yaitu resep Tomato Risotto karena terlihat enak dan menyehatkan. Saya belum pernah memasaknya dan ingin mencoba rasanya. Saya copy paste resepnya ya.

Bahan-bahan :
  • 1cangkir beras putih.(150g)
  • 200gr Tomat kupas (kalengan, dipotong kasar)
  • 50gr bawang merah (dicincang)
  • 100gr Jamur shimeji (dibagi menjadi ukuran kecil-kecil)
  • 120gr Daging (dipotong dadu)
  • 1sdt Bubuk kaldu
  • 15gr Mentega
  • 1siung Bawang putih (dicincang)
  • Garam dan merica secukupnya
  • 300ml Air

helsio automatic cookware

Cara membuatnya:

  1. Pasang Unit Pengaduk.
  2. Bilas dan tiriskan beras. Masukkan beras ke dalam panci.
  3. Tambahkan bahan-bahan lain dan campurkan.
  4. Pilih MANUAL dan tekan ENTER
  5. Pilih kategori [SIMMER 2] dan tekan ENTER
  6. Pilih nomor menu [SIMMER 2-1] dan tekan ENTER
  7. Atur waktu 5 menit lalu Tekan START.
  8. Taburkan keju parmesan sebelum disajkan.
Menu Tomato Risotto yang praktis ini cocok untuk 4-6 penyajian. Yuk ah, cari menu otomatis lainnya yang enak dan sehat, bisa dilihat di website Sharp Indonesia atau media sosialnya. Ternyata masak instan juga bisa sehat, dan yang pasti tetap enak!

www.sharp-indonesia.com
Facebook: @sharpindoneisa & @sharpcookingclub 
Instagram: @sharpcookingclub

Comments

  1. ngeces sama mi instant nya duh sepertinya nikmat

    ReplyDelete
  2. bentuknya lucu ya mba kaya rice cooker tapi ada gagang telfonnya, hehehe. habis baca review ini aku langsung google si sharp helsio terus kirim postingan mba ke suamiku #kodekeras

    ReplyDelete
  3. Asik banget sekarang kalau masak pakai Healsio. Bisa bikin masakan apapun dengan cara yang praktis :)

    ReplyDelete
  4. wah mba aku baru tau cookwarw ini sama kayak slowcooker ga ya?cuman ini ada pengaduknya lebih keren. harganya brpaan mb?pengen deh 😂

    ReplyDelete
  5. suka liat tampilannya. apalagi warna merah bikin tambah elegan ya

    ReplyDelete
  6. Yummy banget mbak, jadi kepingin cookwarenya nih

    ReplyDelete
  7. Waaa praktis yaa, instan bisa sehat juga ternyataa

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Saya Sudah 2 Kali Operasi Caesar

Wirda Mansur, Anak Muda Inspiratif dan Nyentrik

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Telinga Yang (Seperti) Tersumbat

Agar Ayam Matang Tak Berdarah