Anak Takut ke Kamar Mandi, Kenapa Ya?

"Umiiiii, temeniin! Takuuut.."

Begitu teriak si sulung kakak Za ketika ia ada di kamar mandi. Duuuh, terang saja saya sedikit kesal karena Kakak Za kan sudah 10 tahun, bukan balita lagi yang harus selalu diawasi kegiatannya. Kakak Za seharusnya sudah bisa mandiri dalam hal seperti ini. Lagipula, saya masih ada di dalam rumah, tidak jauh seperti halnya ke luar kota.

Saya pun yang seharusnya mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti memasak atau mencuci, malah menunggui Kakak Za di depan pintu kamar mandi. Awalnya, saya oke-oke saja yang penting anak mau mandi, tapi lama-lama saya pikir hal ini tidak bisa dibiarkan karena akan berpengaruh pada banyak hal.

Yang pertama, rasa takutnya yang berlebihan akan mempengaruhi apa yang ia lakukan. Misalnya saja, ia jadi buru-buru mandi sehingga tidak mandinya asal saja dan tidak bersih. Atau, karena buru-buru ingin selesai karena ketakutan di dalam kamar mandi, ia jadi terpelesat. Naudzubillah, semoga tidak terjadi.

Yang kedua, tentu saja akan merepotkan orang lain atau menjadikan kakak Za tidak mandiri. Oke, yang direpotkan ibunya sendiri sih wajar. Saya walau kadang sedikit mengomel dan memberi nasehat ini itu, tetap menemani kakak Za. Tapi bagaimana jika situasinya terjadi di luar rumah? Orang lain akan direpotkan karena disuruh menungguinya di depan kamar mandi. Kemandirian adalah hal dasar yang perlu dikuasai seorang anak agar ia bisa menjalani hidupnya.

mengatasi anak penakut


"Aku takut nanti tiba-tiba ada sesuatu di kamar mandi."

Begitu kata kakak Za saat saya tanya kenapa ia takut ada di kamar mandi. Saya pun harus melakukan sesuatu agar ketakutan kakak Za di kamar mandi tidak berlarut-larut. Yang pertamakali saya lakukan adalah mencaritahu PENYEBAB ANAK TAKUT.

1. Hei orang dewasa, jangan menakuti anak kecil dengan hal yang tidak perlu ditakuti!

Sebal. Ini perasaan saya saat tahu kakak Za pernah ditakut-takuti oleh orang dewasa dengan sesuatu yang memang tak perlu ditakuti. Pernah, kakak Za sedang duduk di kasurnya di tingkat atas (kasur kakak Za bertingkat dua) dan seseorang menunjukkannya gambar menyeramkan. Spontan ia loncat dari kasur tingkat dan meluncur ke bawah. Langsung saya panik saat melihat ia yang seperti menahan napas dan memegangi dadanya yang kesakitan. Untunglah akhirnya ia tidak kenapa-napa.

Menurut saya, hal yang perlu ditakutkan adalah saat kita berbuat dosa karena hukumannya menanti dari Tuhan, masyarakat, bahkan dari hati kita sendiri yang merasa bersalah. Jadi, jangan takuti anak kecil! Tapi, justru berikanlah ia keberanian untuk mencoba hal yang baru dan melakukan kebenaran. Besarkan jiwanya ketika rasa takut itu datang.

2. Tontonan Horor membuat anak penakut

Ini salah satu penyebab anak takut ke kamar mandi. Saat itu kakak Za lagi suka lihat tayangan youtube. Saya lupa channelnya apa. Yang jelas, memperlihatkan seseorang yang sedang main game sambil berceloteh seperti seorang MC, dan ada adegan menyeramkan di game tersebut. Langsung deh saya larang ia nonton tayangan itu lagi. 

mengatasi anak penakut


Nah, penyebabnya sudah diketahui dan sekarang giliran MENGATASI KETAKUTAN ANAK.

1. Beri suasana baru untuk mengatasi rasa takut anak.

Kamar mandi yang biasa dipakai kakak Za memang terletak di belakang rumah. Nah, sekarang saya minta ia pindah kalau hendak mandi, ke kamar mandi depan dimana anggota keluarga lain sering lalu lalang.

Hasilnya? Masih suka teriak minta ditemani sih, hehe. Tapi cukup berkurang karena ia bisa segera melongok ke luar kamar dan mendapati ada anggota keluarga lain di luar kamar mandi tengah.

2. Mengalihkan Main Gadgetnya pada hal lain

Jujur saya tidak melarang anak main gadget, tapi membatasi iya. Saat ini kakak Za lagi seneng menggambar macam-macam, terutama tokoh kartun kesukaannya Pokemon. Ia juga dikenalkan Microsoft Power Point sama ayahnya dan sejak itu ia seneng otak-atik Microsoft Power Point, membuat presentasi macam-macam lalu diperlihatkan hasilnya ke saya atau ayahnya.

3. Terus Beri Sugesti Positif

Pernah dengar hypnosleep? Bisa baca tulisan saya berjudul Hipnosis Untuk Anak untuk sedikit referensi. Hipnosleep artinya memberi sugesti positif saat anak tidur. Para ahli ada yang bilang hypnosleep dilakukan saat awal anak terlelap, ada juga yang bilang saat anak sudah pulas. Caranya pun ada yang bilang sambil dielus punggungnya, atau sambil menggoyangkan badan anak pelan. Yang pasti, sugesti positifnya ditanamkan. Misalnya, "Kakak Za jadi anak yang berani ke kamar mandi sendiri ya.."

mengatasi anak penakut


Kalau anak sedang tidak tidur pun, terus beri ia sugesti positif dengan mengajaknya ngobrol tentang berbagai hal yang bisa menumbuhkan keberaniannya. Misalnya saja, saya ajak kakak Za ngobrol tentang behind the scene sebuah film horor yang sebenarnya sangat manusiawi. Saya jelaskan ia bahwa hal gaib itu nyata adanya kok. Tapi kita tidak perlu takut berlebihan, karena yang saya yakini manusia itu adalah makhluk paling sempurna diciptakan Allah SWT.

Bagaimana dengan teman-teman? Punya pengalaman dengan ketakutan terhadap ini itu? Share yuk biar jadi pertimbangan saya mengatasi rasa takut anak. Atau, boleh banget kalau mau kasih saya saran tentang hal ini. Jangan lupa, mampir ke tulisan teman-teman saya di bawah ini yang akan bercerita tentang bagaimana mereka mengatasi berbagai ketakutan: Mba Maria Soraya Az Zahra saat mengatasi anaknya Mada yang takut saat berkumpul dengan teman-teman sang ayah, mba Nurul Rahmawati, mba Hidayah Sulistyowati, mba Ike Yuliastuti, dan mba Yurmawita Adismal.

Comments

  1. Yang sering itu dikasih cerita horor sama temannya
    ada wewe gombel lah
    makanya, pengertian ke anak memang penting mbak

    ReplyDelete
  2. Fadel pernah mengalami ini. Takut ke kamar mandi dan selalu minta ditemani. Gara-gara baca komik horor. Akhirnya saya gak kasih lagi beli komik horornya, dia jg udah gak pernah minta. Akhirnya skrg udah berani ke kamar mandi sendirian.

    Oiya makasih infonya bund, tentang hypnosleep :)

    ReplyDelete
  3. Mbak, ponakanku usia 9 tahun, dia itu suka nonton film horor, dan dia takuuuut banget kalo ke kamar mandi. Ya seperti kakak. Minta ditungguin di depan kamar mandi. Pipis pun juga. Kalau tidur juga gitu, harus ditungguin terus meluk mulu. Ujung2nya orangtuanya baru tahu kalau dia bisa lihat gituan.

    ReplyDelete
  4. Penting banget nih mbaaa, anakku juga sering takut gitu kalo mau ke toilet hahahah

    ReplyDelete
  5. Nah, anakku juga gitu, mba. Kalau masuk kamar mandi kadang haru sditemanin. tapi di sekolah ya berani sendiri. Muutku sih karena butuh perhatian ya. Hehhee

    ReplyDelete
  6. sama banget ini mah kaya di rumahku. Si kakak sama ade sering ribut minta anter2an ke kamar mandi.

    Huft... gara2 si kakak nonton horor sama temen2nya. Jadi gitu deh

    ReplyDelete
  7. bener tuh mak, seringnya kan orang tua produk jaman dulu suka nakut2in anak macem2 yaaa alhamdulillah, mada berani2 aja ke kamar mandi, bahkan betah karena dia bisa main air XD tapi kudu tetep ditemenin, ngeri kepeleset gitu *amit2

    ReplyDelete
  8. Dulu aku takut itu karena suka ditakut2in sama kakak or temen.. jadi penakut... makanya pengalaman jd landasan ngajarin raya :D ngga boleh nakut2in anak kecil dan kalau raya takut ku suka bilang kan ada Allah jagain raya :D

    ReplyDelete
  9. Sangat sangat sangat sangat menarik. Suka deh

    ReplyDelete
  10. Sama anakku juga takut ke k amar mandi tapi lama lama berani sendiri mungkin lebih kepada malu kalau terus terusan ditemani

    ReplyDelete
  11. aku juga penakut mak.. beneran gak berani nonton film horor wkwkwk

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Saya Sudah 2 Kali Operasi Caesar

Wirda Mansur, Anak Muda Inspiratif dan Nyentrik

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Telinga Yang (Seperti) Tersumbat

Agar Ayam Matang Tak Berdarah