Jalan-jalan Ke Bali? Mustahil!

Jalan-jalan atau liburan ke Bali sama sekali tak pernah terpikirkan di benak saya. Banyak sih alasannya: kultur budaya yang beda, khawatir susah dapat makanan halal, dan yang pasti adalah masalah biaya. Biaya yang harus dikeluarkan pasti banyak dong karena saya biasanya kalau jalan-jalan selalu dengan anggota keluarga, yaitu suami dan dua anak. Wong jalan-jalan ke tempat wisata yang dekat rumah saja jarang kita lakukan. Apalagi menyeberang pulau yang harus naik pesawat. Mustahil deh pokoknya jalan-jalan ke Bali!


Mengingat banyak sekali pengeluaran tiap bulannya yang harus kita atur, maka saya jarang sekali minta jalan-jalan sama suami. Saya berusaha mengerti lah. Suami bekerja itu untuk memenuhi kebutuhan pokok kita sekeluarga, seperti makan, sekolah dan les anak, cicilan rumah dan kendaraan, dan lain-lain. Jalan-jalan sama sekali jarang ada dalam list pengeluaran kita, kira-kira begitu. Weekend seringnya kita habiskan bersama-sama di rumah saja, liburan di rumah dengan nonton bareng, makan bareng atau sekedar ngobrol bareng yang di hari-hari biasa justru jarang dilakukan karena kesibukan suami yang kerja dan anak yang sekolah.

Namun, tiba-tiba hal yang mustahil itu suatu saat bisa menjadi terwujud. Jadi, suatu hari saya ikut lomba blog yang diadakan Nutrisi Untuk Bangsa tahun 2015 lalu. Tema tulisannya tentang kerjasama. Karena saya sehari-hari memang bergulat dengan mengasuh kedua anak saya, maka saya angkatlah tema tentang dua anak saya yang kadang suka beraksi pengen bantu saya ibunya. Di dalam tulisan yang pendek sekitar 300 kata itu, saya cerita tentang dua anak saya yang suka bantu cuci piring selagi saya masak. Cuci piringnya sih banjir kemana-mana, tapi lumayan lah. Selesai saya masak, piring-piring yang kotor sudah bersih. Ternyata kakak dan adik bisa jadi tim yang hebat untuk menolong uminya.

Pantai kita bali


Tak dinyana, tulisan sederhana saya itu jadi salah satu pemenang dalam lomba blog tersebut, dan saya berhak mendapat dua buah tiket pesawat Garuda dari Jakarta ke Bali. Nah lo, tiket ke Bali! Saya baru sadar kalau hadiahnya itu tiket. Kebiasaan kalau saya ikut lomba menulis, ya ikut aja, soal menang kalah urusan nanti. Kadang saya tidak memperhatikan apa hadiahnya dan langsung ikut aja begitu temanya pas.

Giliran saya yang bingung deh. Saya lapor ke suami kalau saya dapat hadiah tiket pesawat Garuda ke Bali, ya sekedar lapor. Saya tidak berharap banyak kita bisa jalan-jalan ke Bali. Masa saya berdua aja sama suami, atau berdua sama anak saja, rasanya tidak seru. Respon suami pun datar saja.

Namun tak dinyana, beberapa hari setelah itu suami merestu kita pergi ke Bali! Saya dan adik Ra akan naik pesawat Garuda, hadiah dari lomba blog. Suami dan kakak Za akan naik pesawat lain yang lebih ekonomis. Waaah, saya tidak percaya! Pokoknya saya norak banget deh. Sampai mau berangkat masih tidak percaya akan jalan-jalan ke Bali, sampai lupa minta ijin gurunya kakak Za untuk tidak sekolah!

Daaann..saya jatuh cinta dengan Baliiii. Terutamaaa banget dengan pantai-pantainya. Selama di Bali, kita sekeluarga mengunjungi Pantai Kuta, Pantai Dreamland dan Pantai Pandawa. Masha Allaaah, indaaah. Catatan perjalanan saya sekeluarga ke Bali bisa dibaca di blog ini pada halaman Jalan-jalan atau label travelling.

Jadi, dobraklah segala kemustahilan dan raih mimpi anda. Tak ada yang mustahil di dunia ini jika Allah SWT mengijinkan, semesta mendukung. Mari lihat pengalaman teman-teman saya mendobrak kemustahilan. Nurul Rahma yang akan pergi ke Amerika, Hidayah Qudus, Maria Soraya, Yurmawita dan Ike Yuliastuti.



Comments

  1. Whoaaa aku juga mauuuk ke Bali sekeluarga mbaaa

    Bismillah... moga2 bisa tercapai akhir tahun ini aamiiin

    ReplyDelete
  2. seneng ya mbak bisa liburan bersama keluarga dan menang lomba blog juga. Thanks for sharing mbk.

    ReplyDelete
  3. aku klo sekeluarga blm pernah mba ke Bali.

    Hi..hi, iya aku ingat dulu mba lombanya. Waktu itu aku nggak bisa posting krn nggak ada laptop, trus drpd mubazir tak post di blog😀

    ReplyDelete
  4. Sepertinya saya perlu ngikutin jejak mba Kania nih, ikutan lomba karena temanya sesuai dan paham. Kemudian lupakan tentang hadiah, tapi tetap maksimal usahanya. Semoga impian baik lainnya bisa terwujud ya mba :)

    ReplyDelete
  5. betul ya mbak, dan memang bali itu indah, aku sudah tiga kali, pertama dengan keluargaku saat masih belum menikah, satu kali bareng temen2 setelah bekerja dan satu kali dg keluargaku sendiri, dan yg paling happy sama keluarga

    ReplyDelete
  6. wah mantap mbak .. kalau di bali jangan cuma ke pantai aja .. main main ke GWK ya ...

    ReplyDelete
  7. Ternyata yg ga mungkin bagi kita itu terlihat sepele ya mbak..tapi kita.tidak tahu jalan Tuhan bagaimana untuk yg tidak mungkin itu menjadi mungkin.

    ReplyDelete
  8. Betul, mbak...
    Selama ada Allah, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini :D

    ReplyDelete

  9. Dream come true banget ya mak

    Bali masuk list nih buat trip 2017-2018

    ReplyDelete
  10. okey,, aku belum pernah ke bali dong mba...

    dan dari cerita ini semoga aku bisa segera ke bali hahha amin.

    ReplyDelete
  11. Waaaah selamat ya mba, Garuda salah satu airlines dengan pelayanan terbaik mba :D

    Semoga nular di aku bisa ke Bali dari lomba blog🙏🏻

    Salam kenal,
    Frida Putri

    ReplyDelete
  12. Saya jugaa pengen banget ke bali..moga nanti ada rezekinya ke sana

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Saya Sudah 2 Kali Operasi Caesar

Wirda Mansur, Anak Muda Inspiratif dan Nyentrik

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Telinga Yang (Seperti) Tersumbat

Agar Ayam Matang Tak Berdarah