Tips Membedong Bayi


Mi, kakak pengen punya dede bayi mi. Ayo dong umi segera melahirkan.”
“Mi, Aisa udah bisa cebok sendiri. Ayo, katanya kalau Aisa udah bisa cebok sendiri, umi mau melahirkan”.

Begitu celutuk Za dan Ra beberapa saat lalu. Mereka merindukan adik bayi, mungkin biar main di rumah makin ramai dan seru. Za maunya adik laki-laki dan Ra maunya adik perempuan. Za mau bertugas ngajak dede bayi main dan Ra nanti tugasnya nyuapi dede bayi.

Memang kalau lihat bayi lucu, hati ini rasanya tergerak untuk punya momongan lagi. Lihat foto-foto Za dan Ra semasa bayi juga sangat menggemaskan. Foto-foto mereka sebagian saya simpan di facebook dengan setting private. Foto Za dan Ra semasa bayi yang disimpan di handphone dan kamera sebagian tidak dapat diselamatkan karena kamera dan hapenya keburu rusak. Sebagian juga dicetak dan diberi pigura supaya bisa digantung di dinding sebagai hiasan rumah.

tips membedong bayi
bayi Ra baru lahir di RS :)

Ada sebuah foto Ra berfigura sedang memakai bedong, wajahnya mirip banget dengan ayahnya. Foto itu diberikan dari rumah sakit tempat Ra dilahirkan, lengkap dengan data kelahiran Ra di foto. Ra dilahirkan secara cesar di RSIA Buah Hati, Ciputat, Tangerang Selatan. Waktu itu, emang tak sempat mikir foto-foto karena suami juga tidak diperkenankan masuk ruang operasi. Jadi, beruntung banget dapat fasilitas foto bayi Ra yang sudah berpigura seperti ini.

Seperti halnya kakaknya (dan mungkin juga bayi-bayi lain), Ra Cuma tahan beberapa hari saja dibedong, kalau nggak salah kurang lebih semingguan. Setelah itu, dia suka menggeliat seperti ingin keluar dari bedongan. 

Membedong bayi sudah menjadi kebiasaan di hampir semua Negara. Menurut sebuah artikel di website ayahbunda.co.id, membedong bayi memiliki manfaat untuk Untuk mengatasi refleks kejut atau refleks moro yang biasa dialami bayi baru lahir. Refleks kejut ini biasanya terjadi pada tidur tahapan tidur lelap (deep sleepy). Bayi seperti terkejut dan dapat menganggu tidurnya. Bedong membantu bayi mengatasi refleks kejut dan membuatnya segera tidur kembali karena ia merasa seperti dipeluk.

bedong bayi
Sumber: IG @ollyoliver.id

Bedong juga membantu ibu untuk menyusui bayinya. Ada beberapa ibu yang pertama kali menyusui merasa kesulitan karena sibuk mencari posisi dan teknik menyusui yang benar sementara bayi juga mencari posisi dan teknik menyusu yang paling sesuai untuknya. Seringkali bayi banyak bergerak untuk mencari posisi yang pas untuk menyusu, membuat ibu semakin sulit untuk menempatkannya dalam posisi yang benar dan nyaman. Dengan membedong, bayi akan relatif lebih tenang dan membuat proses belajat menyusui lebih lancar.

Namun, ada juga kontroversi tentang dampak negatif bedong yang. Cara membedong yang tidak tepat diduga dapat memberi pengaruh buruk, yaitu ketika kita memaksa meluruskan kaki bayi yang biasanya tertekuk seperti kaki katak, sehingga mengganggu perkembangan tulang pinggul bayi. Membedong yang terlalu kuat sehingga kaki dan tangan bayi tidak dapat digerakkan, juga dapat mengganggu perkembangan gerak motoric bayi. 

Bayi yang dibedong juga biasanya banyak tertidur sehingga cenderung kurang makan. Padahal Jadwal makan (menyusui) yang dianjurkan adalah setiap 3 jam sekali. para ahli yang tidak menyetujuinya menyarankan agar kita membiarkan tangan bayi bebas bergerak dan pastikan leher bayi tetap bisa menoleh ke kiri dan ke kanan.

tips membedong bayi


Tips membedong bayi dari A. Maya TM di website id.theasianparent.com ini mungkin bisa kita terapkan agar dampak negatif membedong bayi tidak terjadi.
  1.  Jangan memaksa meluruskan kaki bayi, karena dapat mengganggu tulang pangkal paha. Ada pendapat yang mempercayai bahwa kaki bayi yang cenderung dilipat adalah hal alami dan akan lurus sendiri tanpa bantuan bedong. Dalam hal ini, di bagian kaki bayi dapat diberikan ruang gerak yang cukup supaya bayi masih dapat menggerakkan kakinya.
  2.  Pastikan wajah, terutama mulut dan hidung bayi tidak tertutup kain.
  3.  Pantau terus reaksi bayi. Bila ia terlihat tidak nyaman, segera bukakan bedong karena ia mungkin kepanasan atau bedongan terlalu kencang.
  4.  Bila kurang mahir membedong, kantong bayi atau bedong modern yang banyak dijual akhir-akhir ini, dapat menjadi pilihan
  5.  Pilih bahan yang nyaman dan tebalnya disesuaikan dengan kondisi udara agar bayi tidak kepanasan.

Dulu saya memakai kain batik beraneka corak dan kain bedong bayi beraneka motif untuk membedong bayi Za dan Ra. Menggunakan kain batik harus punya trik khusus karena bentuknya panjang dan bahannya kadang kaku. Kain bedong sekarang lebih banyak pilihannya dengan berbagai macam bahan dan motif. Misalnya saja bedong yang dijual Olly Oliver, sebuah toko online yang menjual berbagai perlengkapan bayi, khususnya paket kain bedong (swaddle set) dan piyama kimono bayi.

swaddle set blue flower batik dari Olly Oliver

Sumber: IG @ollyoliver.id

Kain bedong di Olly Oliver yang dijual sepaket dengan topi senada berdiameter 12 cm, dibandrol dengan harga 149 ribu. Bahannya nyaman banget, ada yang terbuat dari kaos cotton dan kaos scuba yang semuanya lembut, adem dan menyerap keringat. Bahannya yang elastis dan 100% cotton membuat bayi tetap nyaman dan leluasa bergerak. Ukurannya yang lebar yaitu 100 X 100 cm sangat cocok untuk bayi yang berbadan besar. Juga bisa difungsikan untuk hal lain jika bayi beranjak besar. Misalnya sebagai selimut, alas, penutup stroller, dan sebagainya. 

Sedangkan piyama kimono yang dijual Olly Oliver adalah pakaian sehari-hari untuk bayi yang memudahkan ibu memakaikan pakaian ke bayi dan bayi pun merasa nyaman. Dengan harga sekitar 89 ribu, kita bisa mendapat sebuah piyama kimono bayi dengan motif yang lucu sesuai pilihan kita.

kimono piyama bayi
salah satu piyama kimono di Olly Oliver

Swaddle set dan piyama kimono tepat banget kalau kita jadikan hadiah ke teman dan saudara yang baru saja punya bayi. Beberapa kado kelahiran bayi Za dan Ra pun berbentuk baju bayi. Insyaallah bermanfaat karena bedong dan baju sudah pasti dipakai. Kebetulan, di Olly Oliver juga lagi ada promo nih, diskon 20% all item sampai dengan 30 November 2016.

Jika ayah bunda mau lihat-lihat swaddle set dan piyama kimono dari Olly Oliver, bisa buka instagramnya di @ollyoliver.id . Selamat berbelanja!



Comments

  1. Makasih ilmunyaa mba... Buat bekal membedong bayi beberapa bulan lagi, Insya allah :)
    cm orangtua mainsetnya membedong tu kaki hrs lurus ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba tapi paling tahan berapa hari ya karena bayi udah berontak aja pengen keluar dr bedong

      Delete
  2. dulu aku paling enggak pinter ngebedong, aduh nangis nangis dech belajarnya,

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya jg biasanya ibu yg ngebedongin bayi :D

      Delete
  3. Wah kain bedong pun sekarang motifnya lucu2 ya teh
    Dulu kan cuma pake jrik aja hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, lucu2 dan bahannya sekarang macam2. yg dijual di Olly Oliver ini adem banget, saya punya 1 soalnya :)

      Delete
  4. Dulu saya takut gendong bayi, takut kecengklak, eh sekarang sudah biasa gendong anak saya sendiri....

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo bapak2 biasanya gitu ya, takut2 pas bayi merah, tp lama2 biasa kalo bayinya sudah besaran :)

      Delete
    2. Iya bener banget. Sekalinya bisa gendong bayi merah, eh kaku banget kayak uang baru... Hahaha

      Delete
  5. Anak2ku dulu jarang dibedong, abisnya yg ada gerak2 sampai bedongnya lepas hehe
    Wah kimono anget bisa jd solusi ya mbk buat nggantiin bedong TFS :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya jg paling cuma 1-2 mingguan dibedong bayinya

      Delete
  6. Jadi kangen pengen ngebedong Bayi ahahaha, keponakan udah gede juga. Dulu itu sempet diajarin juga saya, cara ngebedong, jadi ga begitu kebingungan pas ngebedong bayi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga bisannya yg sederhana aja seperti yang ada di gambar itu kan gampang :)

      Delete
  7. Kain bedongnya lucuuu ...
    Aku ingat dulu belajar bedong bayi drai suami dan mertua, mba. Hihihhi

    ReplyDelete
  8. aah selalu gemes kalau ngeliat bayi dibedong, terimakasih infonya mba Kania...kadang ingat kadang lupa caranya.

    ReplyDelete
  9. Makasi mbaaaa ilmunya, sebulan lagi atau kurang akan dipraktekkan... :)

    ReplyDelete
  10. Bedong instant itu memang solusi juga ya 😁 Kain bedongnya juga warnanya cerah2 banget

    ReplyDelete
  11. Saya paling hobby membedong bayi dulu, baca tulisan mba ini jadi senyum2 dan nostalgia serta pengen punya bayi lagi :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

Alhamdulillah, Saya Sudah 2 Kali Operasi Caesar

Wirda Mansur, Anak Muda Inspiratif dan Nyentrik

Telinga Yang (Seperti) Tersumbat

Biaya Sekolah Dasar Islam di Bintaro

Asyiknya Belanja Keperluan Si Kecil di blibli.com