Friday, September 30, 2016

Doodle Atau Kartun?


Melihat dunia doodling sekarang ramai sekali. Doodle? apakah itu? Saya sendiri baru dengar istilah ini akhir-akhir ini karena beberapa teman blogger ternyata adalah doodler. Sebuat saja mba Winda Krisnadefa dan Tanti Amelia yang karya doodle artnya berseliweran di blog mereka dan media sosialnya. Aiiih, cantik-cantik banget. Saya tergoda, tangan saya tergoda untuk ikut corat-soret. Tentu saja apalah saya, Saya corat-coretnya tak beraturan dan sesuai dengan mood saja sebagai pelepas jiwa yang lelah. Halah.

Buar yang baru dengar istilah doodle, saya kutip penjelasan tentang doole dari blognya Tanti Amelia berikut ini.

Doodle atau “Mencoret” jika diartikan secara harfiah ini memang bisa menjadi pekerjaan ampuh pengusir bosan yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang. Pekerjaan semacam ini disebut Doodling.
Sifatnya yang abstract menjadikan Doodle kadang memiliki arti jelas, namun kadang juga gak begitu jelas bahkan tanpa arti. Hal ini karena Doodle sendiri dibuat berdasarkan imajinasi, ekspresi dan perasaan sang pelukis saat itu.
Tapi Doodle ternyata masih memiliki ciri khas. Yaitu volume gambar yang mayoritas penuh dan karakternya yang unik juga berbeda dengan jenis – jenis gambar pada umumnya. Ada yang mengidentifikasikannya mirip monster, ada pula yang hanya asal – asalan mengikuti penat. Walaupun misal saat kalian bosen dikelas atau di rumah atau dimanapun, lalu kalian main corat coret gambar gak jelas, itu sebenarnya sudah termasuk dalam doodle Art.

doodle atau kartun
Za mencoba membuat kartun favoritnya


Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Applied Cognitive Psychology, corat-coret dapat membantu seseorang untuk fokus pada hal yang ia kerjakan saat itu dan mencegahnya dari melamun. Dengan corat-coret, kreatifitas seseorang juga makin berkembang. Juga, orang bisa menyalurkan ekspresinya melalui corat-coret.

Terus, apa hubungannya dengan kartun? Menurut saya, keduanya sama-sama kegiatan seni mencorat-coret. Kartun dan doodle sama-sama berkembang menjadi seni dan insustri yang memiliki ciri khas masing-masing. Doodle banyak ditemui di berbagai produk, begitu juga kartun yang bisa ditemui di buku, majalah, bahkan film.

Za, anak saya (9 tahun) senang banget mencorat-core,seringnya sih terinspirasi dari tokoh kartun favoritnya. Dia suka bikin komik sendiri. Kadang-kadang melihat contohnya dulu, kadang-kadang tidak. Entahlah, apakah kegiatan yang dilakukannya itu membuat doodle atau kartun ya? Yang jelas, kegiatannya sama yaitu corat-coret menggunakan kertas dan pensil atau pulpen.

Kalau sudah mencorat-coret, dia bisa fokus dan tidak lari sana-sini. Anteeeng gitu. Seperti dua hari ini, Za berusaha menggambar tokoh kartun kesayangannya dari kartun Ben 10. Saya biarkan ia meminjam komputer untuk melihat contoh kartunnya, dan Za pun tenggelam dalam aktifitas corat-coretnya.

Sumber referensi:
http://www.tantiamelia.com/2015/04/apa-sih-beda-antara-doodle-art-dan.html
http://doodles12.blogspot.co.id/2013/12/sejarah-dan-pengertian-doodle.html
 



18 comments :

  1. Aku fans berat mba Tanti dan mak gaoel. Suka bgt sama karya2 mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga suka liat karya mereka. Suka mikir, gimana caranya ya bikin seperti itu

      Delete
  2. aku suka lihat doodle dan kartun tapi gx bisa buatnya hehe,
    wah za punya bakat ngegambar tuh, kalo dikembangkan pasti jadi lebih jago dan gambarnya makin bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba sekarang ini sih saya biarkan aja sesuka hati dia gambarnya

      Delete
  3. Aku lebih suka kartun teh
    Doodle blum tau tekniknya

    ReplyDelete
  4. Anak muridku tuh mbak paling hobi kalau gambar. Mau dikasih gambar apapun dilibas deh. Sampai-sampai aku bingung kadang mau kasih gambar apa. Pun kalau pas pelajaran menggambar mereka anteng banget.

    ReplyDelete
  5. Awal mula dengar doodle, saya juga penasaran. Ternyata seperti ini bentuknya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba liat blognya tanti amelia, banyak karya doodle beliau disana

      Delete
  6. wah aku juga mulai tertarik nih , mau coba walau gak bakat gambar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga tertarik mba walo gambarnya itu lagi itu lagi

      Delete
  7. mau Doodle atau kartun yang penting anak-anak hepi ngerjainnya, ya ^_^

    ReplyDelete
  8. Doodle aku juga baru denger istilah ini. Hehe. Tapi doodle y Mbak Tanti emañg oke bgt. Suka lihat gambar2 doodlenya.

    ReplyDelete
  9. Keren nih postingannya, ternyata corat-coret juga bermanfaat untuk kreativitas.. :D

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...