Wednesday, September 14, 2016

3 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengkhitan Anak



Liburan sekolah biasanya dijadikan waktu yang tepat bagi sebagian orangtua untuk mengkhitan anak. Karena biasanya diperlukan waktu untuk kesembuhan pasca khitan, sehingga saat libu anak bisa istirahat sampai luka khitannya pulih.

Bicara tentang ketentuan agama, memang bukan kapasitas saya. Setahu saya, khitan itu ada ulama yang mewajibkan tapi ada juga yang memberinya hukum sunnah dengan masing-masing dalilnya. Wallahua’lam, yang jelas hikmah melakukan khitan banyak sekali. Diantaranya adalah untuk kesehatan, kebersihan dan bentuk ketaatan pada Allah SWT.

khitan anak
Za, Ra, Raja, dan sepupu-sepupu.

Alhamdulillah, anak saya Za sudah berkhitan. Hari Jumat lalu sepupunya Za juga sudah berkhitan. Semoga Raja, sepupunya Za, cepat sehat lagi yaaa, juga makin soleh dan pinter.

Oh ya, cerita khitanan Za, ada di sini:

Alhamdulilillah, Anakku sudah dikhitan
Alhamdulillah, Anakku Sudah Dikhitan (2)
Sunat Anak di Rumah Sunatan Bintaro
Suka Duka Mengkhitan Anak
Walimah khitan untuk Za

Menurut pengalaman dan cerita teman-teman, ada 3 hal yang bisa kita perhatikan sebelum memutuskan mengkhitan anak, yaitu:

  1. Dimana akan mengkhitan anak. Di rumah sakit, klinik, atau di rumah dengan memanggil dokter sunat. Memanggil dokter sunat ke rumah tentu biayanya berbeda dengan datang sendiri ke klinik atau rumah sakit. Klinik pun biasanya lebih kecil daripada rumah sakit, sehingga kalau sedang banyak pasien sunat bisa saja suasananya jadi lebih ramai.
  2. Metode khitan apa yang digunakan. Setiap metode ada kelebihan dan kekurangannya. Za saat dikhitan menggunakan metode smart klamp, jadi 5 hari setelah disunat harus ke klinik lagi untuk melepas klamp. Sepupu Za menggunakan metode khitan laser sehingga tak perlu datang ke rumah sakit lagi. Jadi sebaiknya cari info yang banyak dan konsultasi dengan dokter untuk menentukan metoe khitan yang tepat buat anak.
  3. Pesta khitan atau tidak.Tidak ada ketentuan untuk mengadakan pesta khitan, tapi jika ingin menghibur anak dengan kehadiran orang-orang yang menyayanginya bisa diadakan pesta kecil sesuai kemampuan. Za tidak dibuatkan pesta khitan oleh saya, tapi saat pulang kampung kakek neneknya mengadakan syukuran kecil-kecilan dengan mengundang tetangga dan kerabat untuk berdoa dan makan bersama.
Jadi, sudahkan putranya dikhitan?

13 comments :

  1. Sudah khitan dan nggak ada pesta. Cuma ke dokter aja, abis itu diam di rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama mba, saya yg bikin walimah khitan malah kakek neneknya Za

      Delete
  2. Alhamdulillah yaaa...
    Selamat..selamat!!

    Aku ngurusin ponakan khitan kemaren2 huhuuu ngiluuu,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa suka kasian liat anak yg abis khitan tp setelah semuanya lewat, legaaa

      Delete
  3. wah sama ya Za sama 3 boys pake smart klamp

    ReplyDelete
  4. Saya baru tahu kalau ada beberapa metode khitan Mbak. Makasih infonya mbak. Bisa jadi bekal saya nanti saat mau khitan Kak Ghifa.

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah selamat ya teh, akhirnya satu tugas orang tua sudah gugur, Selamat juga untuk ZA.....

    ReplyDelete
  6. Ini jadi ilmu buat anakku nanti ^^, tfs

    ReplyDelete
  7. Kelebihan dan kekurangan metode2 itu apa saja, Mbak? Aku sedang membujuk anakku khitan, tapi dianya belum mau. Hiks....

    ReplyDelete
    Replies
    1. mm, mungkin lebih detail konsultasi ke dokter aja mba. tapi liat sepupu2 Za kok metode laser cepat sehat ya hanya di awal2 setelah khitan mereka nangis. Za pake smart klamp emang gak anngis tapi dramatiknya pas mau buka klamp karena klampnya lengket, nempel ke kemaluan akhirnya harus berendam lagi dan jadinya lbh lama buka klampnya :( biar aja tunggu anaknya mau mba menurut saya

      Delete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...