Monday, December 7, 2015

Memanjakan Diri Dengan Heat & Eat

Sejak tak memiliki Asisten Rumah Tangga, saya melakukan semua pekerjaan di rumah dengan tangan sendiri. Seringkali saya melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, atau esring disebut dengan tugas rangkap (multitasking). Tak ada latihan khusus yang dilakukan. Semua dilakukan karena 'terpaksa'. Keadaan memaksa saya untuk melakukan berbagai tugas dalam satu waktu. Ditambah, melihat contoh ibu, ibu mertua, kakak ipar perempuan, melakukan multitasking dalam melakukan tugasnya. Lama-lama saya terbiasa dan menemukan ritme tertentu.

Kebiasaan multitasking katanya memang pintar dilakukan wanita. Tapi ternyata dalam hal tertentu, pria juga jago loh melakukan tugas rangkap. Sebuah penelitian yang melibatkan 2000 relawan menyebutkan bahwa sebanyak 38 persen pria ternyata belajar lebih baik melakukan berbagai pekerjaan ketimbang wanita yang hanya 29 persen. Tapi memang wanita punya kelebihan yaitu memiliki perhatian yang lebih unggul ketimbang pria. Wanita cenderung melihat tugas mereka hingga akhir.
sumber

Melakukan multitasking kelihatannya hebat. Namun ternyata ada bahayanya juga loh. Hasil pekerjaan gak maksimal, tertekan, stres berlebih, dan bahkan menurunkan daya ingat. Sudah 2 buah panci saya jadi korban multitasking gara-gara kelupaan, saya merebus jamu dan sayur sambil ngerjain pekerjaan lain. Panci jadi gosong menghitam di dasarnya, tak bisa dipakai lagi.

Makanya, saya berusaha mengurangi pekerjaan rangkap biar gak stres. Maksimal 2 tugas yang dilakukan dalam satu waktu. Saya juga memanjakan diri dengan sesekali tak mengepel lantai (cukup disapu aja), gak menyetrika semua pakaian, melakukan perawatan tubuh di rumah, dan libur masak dengan membeli makanan jadi atau sedia Heat & Eat di rumah.

Hehe, males banget ya saya. Tapi bener perlu loh IRT memanjakan diri sesekali, biar tetap fresh saat bersama keluarga.



Memanjakan Diri dengan Heat & Eat

Pertamakali saya melihat iklan Heat & Eat di media sosial. Dari namanya kita udah bisa menebak, ini adalah sesuatu yang dipanaskan terus dimakan. Gitu deh kira-kira. Hanya itu kesan saya sampai saya mencoba sendiri Heat & Eat.

Weekend biasanya cukup santai bagi saya. Saya akan meliburkan diri dari ngeblog, saya menghabiskan waktu dengan anak-anak, saya membereskan pekerjaan rumah tangga yang belum selesai di hari-hari yang lalu. Pokoknya, family time deh!

Menemani anak belajar untuk ujian semester  biar dia semangat^^

Tapi, hari Sabtu kemarin berbeda. Suami bilang akan pergi dinas. Saya pikir beliau akan berangkat pagi. Berarti saya harus menyediakan sarapan sebelum beliau berangkat. Saya juga berencana pergi di hari Minggu, sementara Zaidan akan ujian semester di hari Senin. Artinya, saya harus membantunya belajar di hari Sabtu. Karena itu, saya berniat gak mau merepotkan diri dengan masak ini itu. Cukup bikin sesuatu yang praktis saja biar waktu saya bisa maksimal menemani anak belajar.

Saya pun bongkar kulkas. Masih ada semangkuk sayur sisa semalam, 2 potong ikan lele, buah-buahan, bumbu-bumbu, telur dan sekotak Heat & Eat Ayam Rica Merah ukuran 250 gr. Sambil mencuci baju dengan mesin, saya menghangatkan sayur dan ikan. Heat & Eat Ayam Rica Merah juga tak lupa saya panaskan. 

Heat & Eat disimpan beku -18 derajat

Heat & Eat bisa dipanaskan dengan microwave, direbus atau dikukus

Memanaskan makanan Heat & Eat bisa dengan 3 cara, yaitu menggunakan microwave selama 7 menit, direbus selama 14 menit, atau dikukus selama 30 menit. Karena saya gak punya microwave, saya memilih direbus. Caranya gampang banget.
 
  1. Keluarkan Heat & Eat dari kulkas (Heat & Eat disimpan beku -18 derajat celcius agar vitamin dan mineral tidak berkurang serta terhindar dari bakteri)
  2. jangan buka kemasan plastiknya.
  3. Rebus air sampai mendidih.
  4. Masukkan Heat & Eat dan rebus selama 14 menit
  5. Keluarkan Heat & Eat dari plastik kemasan dan tuang ke wadah.
  6. Siap disantap.

Satu kotak Heat & Eat Ayam Rica Merah ukuran 250 gr terdiri dari 2 potong ayam dengan bumbu-bumbu yang terdiri dari Air, Minyak Goreng, Cabe Merah Besar, Bawang Merah, Cabe Rawit Merah, Aromat, Jahe,Bawang Putih, Sereh, Garam dan Daun Jeruk. Bumbu alami dalam Heat & Eat Ayam Rica Merah membuat masakan ini seperti masakan rumah. Begini reaksi anak saya, Zaidan (8 tahun) saat mencicipi Heat & Eat Ayam Rica Merah sambil melompat dan berteriak.

“Sshh, sshh, pedas..pedas…tapi enak mi!” 

Ya, Zaidan memang sudah bisa makan makanan pedas sesekali. Asal jangan terlalu sering, ini akan melatihnya mengenal berbagai rasa makanan. Saya sendiri merasakan berbagai bumbu alami dalam Heat & Eat Ayam Rica Merah ini. Pedasnya cabai, harumnya daun jeruk, dan bumbu lainnya, membuat saya lupa kalau saya makan makanan beku. 

Udah siap dimakan nih!

Mari kita makan!

Saya sendiri pertamakali saya mencicipi ayam rica itu duluuuu banget. Saat saya belum nikah,  masih ngekos, masih kerja. Saya menikmati ayam rica di sebuah warung makan bersama teman-teman kos. Nah tuh, saya jadi nostalgia indah deh. 

Terus terang, saya belum pernah masak ayam rica sebelumnya. Saya khawatir gak bisa menentukan komposisi bumbu yang tepat agar sesuai dengan rasa aslinya. Semua orang mungkin tau, ayam rica itu adalah makanan khas Menado. Daerah ini dikenal dengan beberapa masakannya yang enak. Kalau saya masak ayam, biasanya hanya digoreng, diopor, atau dikecapin. 

Dengan Heat & Eat, saya merasa dimanjakan. Saya cukup memanaskan masakan kesukaan saya tanpa perlu khawatir dengan komposisi bahan. Saya bisa libur memasak dan tak takut dapur berantakan. Memanaskan masakan Heat & Eat bisa sambil mengerjakan pekerjaan lain. 

Zaidan aja suka!^^

Kenalan Dengan Heat & Eat Yuk!

Heat & Eat adalah makanan beku yang bebas pengawet, pewarna dan rasa buatan sehingga aman dikonsumsi setiap hari. Heat & Eat diproduksi oleh PT Pangansari Utama Food Industry (PUFI) yang merupakan anggota Pangansari Grup. PUFI ini didirikan tahun 2010 untuk menyediakan berbagai makanan dengan berbagai pilihan yang lezat dan bebas pengawet. Perusahaan ini sudah bersertifikat halal, ISO, dan BPOM. Juga, merupakan perusahaan catering terbesar di Indonesia dan memiliki pengalaman melayani konsumen selama lebih dari 40 tahun sejak tahun 1976. 



PUFI memperkenalkan Heat & Eat sebagai makanan beku yang lezat dengan berbagai rasa dan ukuran untuk keperluan bisnis dan retail. Rasa masakan yang tersedia untuk retail misalnya saja Heat & Eat Tongseng Kambing, semur Daging, Gulai Kambing, Daging Rica, Daging Rendang, Ayam Woku, Ayam Rendang, Ayam Balado, dan Ayam Bakar Bumbu Bali. Untuk ukuran, tersedia ukuran 250 gr, 500 gr dan 1000 gr. Sedangkan untuk keperluan bisnis, Heat & Eat menyediakan sekitar 300 menu. 


Buat ibu yang sering melakukan multitasking, rasanya perlu untuk menyiapkan Heat & Eat dengan berbagai rasa di kulkas. Heat & Eat juga bisa jadi teman anda yang sibuk dan tak sempat masak seperti pekerja kantoran dan anak kuliahan. Oh ya, yang seneng puasa sunnah tapi males masak malam-malam, Heat & Eat juga bisa diandalkan. Heat & Eat sudah bisa didapatkan di Farmer's Market, Ranch Market, dan akan segera menyusul di Hari-Hari Pasar Swalayan.

Jika ingin kenalan lebih jauh dengan Heat & Eat, atau bahkan ingin menjadi reseller Heat & Eat, silahkan buka website resmi Heat & Eat di www.heatandeat.co.id atau telepon ke layanan konsumen di nomor telepon 021-871789 ext 136. 

Sumber referensi:

29 comments :

  1. Praktis ya mak ada produk2 spt heat n eat

    ReplyDelete
  2. wih enak ya tinggal sret-sret-sret praktis kalo mamanya lagi repot :)

    ReplyDelete
  3. Lengkap banget ulasannya. Ini pasti cocok terutama untuk ibu-ibu atau siapapun yang memiliki jadwal yang padat dan yang suka yang praktis2. :D
    Makasih udah share :D

    ReplyDelete
  4. Aku juga jarang masak nih sejak gak ada asisten. Praktis banget ya heat and eat. Bodyku juga masih pegal linu setelah jalan2 kemarin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama Ela..suami dinas aku malas yg praktis aja buat anak

      Delete
  5. Daripada panci jd korban mutitasking trus2an, Heat and Eat jd solusi praktis ya mbak hehehe :D

    ReplyDelete
  6. Termasuk praktis ya, mak.
    Emang sih, kalau dah hectic banget, yg praktis gini sering jadi pilihan

    ReplyDelete
  7. Kaya semacam nugget2 gitu ya, maksudnya masuknya ga pake ribet kaya masak from the scratch.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo ini masakan rumah mba..tp dikemas gitu. kalo nugget sebagian ada yg pkae pengawet kalo ini ngga

      Delete
  8. wah, baru tahu ada hot n eat. Disemua supermarket adakan mbak? Sepertinya cocok banget buat saya yang jarang masak nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. farmer market, ranch market, sama hari-hari mba udah ada :)

      Delete
  9. sempat penasaran sama heat and eat,ternyata..asik ya mak,bener2 mebantu banget buat emak2 multitasking seperti mak kania...simpel dan praktis ^^

    ReplyDelete
  10. bebas pengawet, pewarna dan rasa buatan ...nah itu yang penting, Mbak ... TFS :)

    ReplyDelete
  11. Bebas pengawet? Wah bisa jadi rujukan nih.di supermarket ada nggak ya?

    ReplyDelete
  12. Bebas pengawet? Wah bisa jadi rujukan nih.di supermarket ada nggak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada di farmers market, ranch market dan selanjutnya hari-hari :)

      Delete
  13. Waaah, sip ini, kadang-kadang memang kita pengin masak enak, tetapi kita malas membuat dan meracik bumbunya, mengolah makanannya.
    Dimana bisa beli ya mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. online jg bisa kayanya mba, coba buka web nya . bisa jd reseller jg loh

      Delete
  14. Tak kira apa mbak Heat and eat itu, tak kira panas dan kemudian makan,,, ewala ternyata nama sebuah produk,,, kena jebakan batman akunya

    ReplyDelete
  15. Duduuhhhh, langsung ngeceessss pengin makan pake heat and eat :)

    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...