Tuesday, March 10, 2015

Minggu Pertama Sekolah di Kelompok Bermain



 “Kok kakak sekolah? Aisa juga mau sekolah. Mi, ayo ke sekolah..” Kata Raissa setiap pagi saat melihat kakaknya bersiap hendak ke sekolah. Setiap kakaknya berangkat dengan mobil jemputan, dia pun menangis ingin ikut.

Akhirnya, saya pun memasukkan Raissa ke kelompok bermain (playgroup) terdekat. Kok bisa? Padahal belum masuk tahun ajaran baru. Ya, ternyata bisa, karena sekolahnya terletak di komplek perumahan dan sistemnya belum seketat sekolah swasta lain. Keuntungannya sekolah dengan sistem kekeluargaan seperti ini, tentu saja suasananya yang akrab seolah tanpa sekat. Bahkan, mungkin biaya sekolah pun bisa dinegosiasikan. Kerugiannya, peraturan yang kurang jelas kadang membuat bingung. Sudah seminggu ini Raissa masih saya tunggui di kelas. Kalau tidak salah, di sekolah lama Zaidan, orangtua boleh menunggui anak di kelas hanya minggu pertama di awal tahun ajaran baru. Selanjutnya, guru yang bertanggungjawab di kelas. Dengan begitu, anak akan belajar mandiri dan guru pun bisa memasukkan nilai-nilai di sekolah tanpa campur tangan orangtua. Terbayang kan, bagaimana repotnya para guru mengatasi anak-anak yang baru beradaptasi.



Ini sudah minggu kedua Raissa sekolah dan saya masih menungguinya di kelas. Dia masih malu-malu dan takut saat bertemu guru dan teman di sekolah. Tapi saat di rumah, dia mau menyanyikan lagu yang ia dengar di sekolah atau bercerita apa yang dilakukannya di sekolah. Semoga saja tak lama lagi Raissa berani berinteraksi dengan guru dan teman di sekolah tanpa harus tangannya menempel di tangan saya.


10 comments :

  1. Sebentar lagi pasti raissa sudah bisa berinteraksi dengan bu guru dan teman2 ..hanya butuh sedikit waktu jeng...

    ReplyDelete
  2. Lucunya.
    Aku jadi pengen Aisyah cepet sekolah :D

    ReplyDelete
  3. Anak anak memang begitu, kalau kakaknya sekolah dia mau juga

    ReplyDelete
  4. Raissa menggemaskan banget mak....

    ReplyDelete
  5. untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasinya ya Mbak

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...