Friday, November 14, 2014

Semua Ingin Dilakukan Sendiri

"Aisa mau sendiri aja!" Teriak Raissa saat saya pegang tangannya keluar dari kamar mandi sehabis buang air kecil (BAK). Dia mau keluar kamar  mandi sendiri menuruni tangga (lantai kamar mandi sedikit lebih tinggi dari lantai rumah).

"Aisa mau baju yang ini!" Di saat lain Raissa hanya mau baju yang dia sukai. Dia tidak mau saya pilihkan baju lagi. Terpaksa, salah satu baju baru lebarannya saya kasihkan ke teman Raissa sebagai kado ulang tahun, karena Raissa tidak mau memakainya. Alhamdulillah, jadinya tidak mubadzir.

"Aisa mau mandi sendiri! Umi sana.." Raissa juga kadang maunya mandi sendiri pakai shower atau gayung. Tidak ketinggalan, beberapa mainannya diboyong ke kamar mandi seperti cangkir-cangkiran, boneka plastik dan yang lainnya. Saya disuruh menunggu di luar kamar mandi.


"Sini Aisa bacain!" Raissa suka merebut buku yang siap saya bacakan untuknya, seolah dia hendak membacanyya sendiri. "Ini apa?" Tanyaya sambil menunjuk sebuah gambar. Begitulah, membaca sendiri baginya berarti dia yang memegang buku, tapi tetap bertanya sama saya. Hihi.

Raissa sekarang seringkali mau melakukan semuanya sendiri. Sisir rambut, ambil telor di kulkas, ambil minum dari dispenser, pakai sendal, dan sebagainya.

Menurut sebuah artikel di duniasehat.com, anak usia 3 tahun seperti Raissa sudah bisa melakukan hal berikut:

  • Anak mampu melakukan banyak hal sekarang: berjalan, berlari, memanjat, menendang dan melompat dengan mudah. Anak mampu turun tangga dengan baik.
  • Bisa naik sepeda sendiri
  • Bisa memakai baju sendiri
  • Bisa menggambar garis
  • Bisa membuka pintu sendiri saat pintu tidak dikunci
  • Mengenali dan mengidentifikasi benda dan gambar dengan menunjuk
  • Banyak bicara dan sering bertanya
  • Menguasai sekitar 900 kata. Membuat kalimat dengan dua atau tiga kata. Memahami kalimat dengan 2 anak kalimat (“Sampai rumah kita bisa bermain bola.”)
  • Menyebutkan nama dan umurnya sendiri
  • Menyebutkan warna
  • Memahami angka
  • Bisa bermain peran “pura-pura seolah-olah” dengan benda/mainannya. Raissa suka berakting dia sebagai guru dan saya muridnya. Kadang dia pura-pura sebagai dokter dan saya disuruh berbaring. Video di bawah ini Raissa sedang berpura-pura dirinya seekor kelinci.
  • Makan sendiri
  • Bisa memperhatikan sesuatu lebih lama
  • Memiliki ketrampilan berpikir yang lebih baik untuk menyelesaikan permasalahan yang dia hadapi: anak dapat mengingat kejadian yang telah berlalu “kemarin”, bisa mengarang cerita, bisa mulai berpikir logis.
  • Mengetes kemampuan fisik dan keberaniannya dengan kehati-hatian
  • Mengungkapkan ekspresi cinta kasih sayang.
  • Senang bermain bersama temannya tapi seringkali suka berebut, tidak senang berbagi dan mengembalikan barang milik teman lain. Mulai memiliki 1 – 2 teman dekat. Memahami setiap orang itu sama meski memiliki perbedaan: tua-muda, besar-kecil.
Selalu ada kejutan setiap harinya dari tumbuh kembang anak. Baik kejutan yang menyenangkan, menggelikan, bahkan mengesalkan. Semuanya akan menjadi kenangan yang indah bagi Raissa dan saya kelak.

Sumber referensi: http://duniasehat.net/2014/04/01/tahapan-perkembangan-anak-umur-3-4-tahun/

4 comments :

  1. Hihi... anak usia balita memang lagi lucu-lucunya ya mak... apalagi klo sdh bs melakukan sesuatu, pasti deh emaknya di usir-usir, "sana sj Ibu, aku lho dah bisa...", tp klo ntar gak sukses... "buuuuu aku gak suka ini...." hehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ga sukses tetep emaknya yg harus turun tangan :D

      Delete
  2. Wah, Raissa udah mulai mandiri ya, mandi sendiri, hehe.. Lucuuu deh tingkahnya Raissa. Alia malah masih agak manja, masih diurusin terus ini itunya :) mandi, pakai baju, malah minum susu juga masih suka minta dipegangin gelasnya :p hiii..

    ReplyDelete
  3. Tapi kalau mandi harus tetap diawasi mak..licin :)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...